Assalamu `alaikum Wr.Wb
Sebenarnya banyak sudah yang
saya kumpulkan BM dari beliaunya. Karena saya merasa sangat membutuhkan sebagai
motivasi dan recharge iman. Tetapi mohon maaf karena bb kena wipes. Sehingga
backup data yang penting pada hilang. Karena pengalaman ini maka biar saya bisa
baca - baca lagi dilain waktu baik saya sendiri ataupun bagi yang membutuhkan
maka kumpulkan disini. Dan insya Allah
akan saya terus mengup datenya (semoga diberi kesehatan dan ingatan yang jernih untukku Aamiin YRA) . Dengan keterbatasan maka saya backup dari tanggal 14 Agustus 2014. Saya ucapkan terima kasih
kepada Ust. Abu Hanif Al Jawi yang selalu berdakwah dan ingat serta mengingatkan masalah kebaikan. Selamat berdakwah
ustad..
Dengan gaya copy paste
berikut saya persembahkan:
Participants:
-------------
*ID*Agus Setya Hadi *ID*,
»Abu Hanif Al Jawi»»
Messages:
---------
14 Agustus 2014
»Abu Hanif Al Jawi»»:
Assalamualaikum. mhn diinfo ke jamaah "diperlukan
donor darah GOL B untuk bayi fitriyani (lahir premature) yg skrng ada di Ruang
NiCU RSUP Sanglah Denpasar karena HB nya
krng dan turun terus Info lbh lanjut
hub bpk maskuron HP 08123973206. Dan kita doakan semoga segera di sembuhkan. Oleh Alloh....aamiin...
16 Agustus 2014 5:24 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
Assalamu'alaikum Wa
Rahmatullah Wabarakaatuh.
» "Optimis Akan Ampunan
Allah" «
Dari Abu Darda' bahwa
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengabarkan bahwa Malaikat Jibri
'Alaihis Salaam mengatakan, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Wahai hamba-Ku, selama
engkau menyembah-Ku, berhak akan bertemu dengan-Ku dan tidak menyekutuhkan Aku,
niscaya Aku akan mengampuni dosa apa pun yang engkau lakukan, bahkan sekalipun
engkau datang dengan membawa keburukan dan sepenuh bumi, Aku akan mengampunimu
dan tidak memperdulikan berapa banyak dosa yang telah engkau lakukan."
(HR. Thabrani)
Renungan..!!
® Sering kali kita lupa bahwa
Allah Subhanahu Wa Ta'ala sangat sayang kepada kita, mengapa kita sering tidak
memperdulikannya?
Dosa yang besar adalah dosa
yang diremehkan oleh pelakunya. Akan tetapi kalau kemudian kita datang mengetuk
pintu Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk bertaubat, Insyaa'Allah, Allah Subhanahu
Wa Ta'ala pun akan menyambut kita dengan "Senyuman".
16 Agustus 2014 11:38 pm »Abu Hanif Al Jawi»»:
Nasehat untuk kaum hawa...
Untukmu wahai saudariku ukhty
muslimah..
Wahai para wanita...
tahukah anda bahwa..
1. Semakin banyak pandangan
lelaki yang tergiur denganmu semakin bertumpuk pula dosa-dosamu
2. Semakin sang lelaki
menghayalkanmu... semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula
dosa-dosamu
3. Janganlah anda menyangka
senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggung
jawabannya kelak..!!!.
Bisa jadi senyumanmu sekejap
menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama
berhari-hari.., apalagi keelokan tubuhmu....
4. Bayangkanlah... betapa
bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang aurotnya diumbar di hadapan
ribuan...
bahkan jutaan para lelaki??
5. Jika anda menjaga
kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu... maka anda kelak akan
semakin cantik dan semakin molek di surga Allah...
6. Akan tetapi jika anda
umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan
lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat...
dan di akhirat kelak...
bisa jadi berubah menjadi
bahan bakar neraka jahannam.. !!
Semoga bermanfaat..
Ust Firanda
Andirja,Lc MA
17 Agustus 2014 7:45 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
# Bawalah
Hartamu Hingga ke Akheratmu #
Betapa banyak manusia yang
terperdaya. Setiap waktu ia bergelut dengan dunia. Menumpuknya dan sedikit
beramal kebaikan dengannya. Ia hanya berbangga dengan banyaknya harta. Ia lupa,
bahwa kehidupan dunia hanya sementara.
Tiba-tiba ajal menjemputnya.
Tumpukan batang emasnya, kemegahan bangunan rumahnya, kemewahan mobil
pribadinya, Luasnya hamparan sawah ladangnya, kecantikan paras istrinya, satupun tak ada yang ia berguna baginya.
Hanya kain kafan yang membalut tubuhnya, itulah yang ia bawa.
Saudaraku ..
Miliki harta dengan
sebenarnya. Bawa ia hingga akherat Anda. Jadikan ia tetap bermanfaat dan berguna bagi Anda meski Anda telah
meninggal dunia.
Bagaimana caranya ?
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha,
“Bahwasanya para sahabat menyembelih seekor domba lalu
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Adakah
sisa darinya?’
Aisyah berkata, ‘Tidaklah
tersisa kecuali hanya pundaknya saja,’ beliau bersabda, ‘Tersisa
semuanya kecuali pundaknya’.”
(HR. Muslim).
“…Lihatlah bagaimana Rosulullah shollallahu alaihi
wasallam menanamkan kepada keluarganya, menjelaskan bahwasanya dari dunia ini
yang benar-benar MILIK KITA yaitu adalah yang sudah kita KORBANKAN, kita SERAHKAN, kita NIATKAN UNTUK ALLAH azza wa jalla.
Yang lainnya akan Anda
tinggalkan ketika Anda mati, Anda diantar ke kuburan.
Kalaupun ada mobil mengantar
anda ke kuburan, sampai di tepi kuburan saja. Setelah itu Anda ditanam,
kemudian mereka pulang. ISTRI Anda menikah dengan yang lain, HARTA Anda
dibagi-bagi, TEMPAT TIDUR Anda sudah ditempati oleh LAKI-LAKI LAIN. Sudah.
Habis…” Ust Abu Zubair Al Hawary, Lc حفظه الله تعالى menjelaskan.
Klik
http://salamdakwah.com/videos-detail/menanti-ajal.htm
17 Agustus 2014 2:58 pm »Abu Hanif Al Jawi»»:
" INILAH CINTA KARENA
ALLAH "
Tak terasa air mata ini ikut
menetes membasahi pipi ketika membaca kisah ini,sungguh SETIA wanita ini kepada
suami nya,yuk mari kita baca..
Dari luar bilik kamar mayat
rumah sakait , seorang ustadz masuk dan bertanya apakah istrinya mau memandikan
jenazah suaminya..??
Ustadz tadi bersama beberapa
orang menemani si isteri memandikan jenazah suaminya..
Seorang isteri menangis
ketika memandikan jenazah suaminya,sambil menangis isteri berkata :
Inilah janji kami sebagai
suami isteri,Jika abang pergi lebih dulu maka engkaulah yang memandikan jenazah
abang, Andai engkau yang pergi dulu dari abang, abang yang akan memandikan
jenazahmu..
Dengan tenang isteri membasuh
muka suaminya sambil berdoa :
Inilah wajah suami yang ku
sayang tetapi ALLAH lebih sayang padamu,Wahai suamiku,Semoga ALLAH ampunkan
dosamu dan satukan kita di akhirat nanti..
Saat membasuh tangan jenazah
suaminya sambil berkata :
Tangan inilah yang mencari
rezeki yang halal untuk kami, masuk ke mulut kami,semoga ALLAH Memberi pahala
untukmu wahai suami ku..
Saat membasuh tubuh jenazah
suaminya, iapun berkata :
Tubuh inilah yang memberi
pelukan kasih sayang padaku dan anak-anakku,semoga ALLAH Memberi pahala
berganda untukmu wahai suamiku..
Kemudian saat membasuh kaki
jenazah suaminya, kembali ia berkata :
Dengan kaki ini abang keluar
mencari rezeki untuk kami, berjalan dan berdiri sepanjang hari semata-mata
untuk mencari sesuap nasi, terima kasih suamiku, semoga ALLAH memberimu
kenikmatan hidup di akhirat dan pahala yang berlipat kali ganda..
Selesai memandikan jenazah
suaminya, si isteri mengecup sayu suaminya dan berkata :
Terima kasih suamiku,karena
aku bahagia sepanjang menjadi isterimu dan terlalu bahagia,dan terima kasih
karena meninggalkan aku bersama permata hatimu yang persis dirimu,dan aku
sebagai seorang istri Ridha akan kepergianmu karena kasih sayang ALLAH kepadamu..
SubhanALLAH..
Indahnya saling mencintai
karena ALLoh...
18 Agustus 2014 3:01 »Abu Hanif Al Jawi»»:
Kasus JILBAB & Syari'ah
di Bali? Bahasa santunnya mungkin spt ini;
"..kasus pelarangan
kerudung di beberapa institusi di Bali oleh penganut hindu mencirikan 2 hal |
intoleransi dan pelanggaran hak asasi
juga menunjukkan
ketidakpahaman pemerintah daerah di Bali | bahwa kerudung dan jilbab bagi
Muslimah itu bukan pilihan, tapi kewajiban
jika dianggap tidak sesuai
dengan kearifan lokal Bali, ini justru lucu dan absurd | atau malah
mempertontonkan kesombongan lokal?
sekarang menjadi jelas, bahwa
isu toleransi hanya digunakan saat Muslim mayoritas | disaat Muslim minoritas,
toleransi cuma isapan jempol
bila pemerintah pusat justru
mendiamkan hal ini | justru inilah yang mengancam NKRI, dan lebih parah lagi,
penistaan agama Islam
dengan alasan Indonesia bukan
negara agama, kewajiban dalam Islam bisa dilarang | parahnya yang melarang
malah atas nama agama tertentu?
saat negara-negara Eropa yang
mayoritasnya non-Muslim justru mulai mengakui hiijab | Indonesia khususnya Bali
malah memasalahkan?
gerakan anti-syariah di Bali
ini bentuk ketakutan sekaligus kesombongan | pemerintah dan pihak berwajib
harus turun tangan segera
yang kita khawatirkan, bakal
ada gerakan anti-hindu di wilayah lain di Indonesia | yang justru
kontraproduktif bagi kerukunan umat beragama
lihatlah hal ini, toleransi
Muslim yang sangat luar biasa pada ummat lain | selalu diusik dan diuji dengan
keangkuhan sekelompok orang
bagi Muslim yang ada di Bali,
semoga Allah beri kesabaran dan kebaikan | tidak mendapat kesulitan dalam
agama, kecuali yang terpilih
menjadi Muslim di Indonesia |
seolah asing di rumah sendiri
sometimes, being a Muslim in
Indonesia | its like a stranger in your own home".
http://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw/posts/10152591753936351
18 Agustus 2014 11:27 pm »Abu Hanif Al Jawi»»:
SubhanAllah, sahabat
sholehku, hafalkan dan bacalah doa ini setiap selesai sholat fardhu terutama
doa di penghujung malam, insyaAllah kita diwafatkan Allah dalam keadaan husnul
khotimah.
تَوَفَّنِي مُسْلِمًا
وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
“Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah
aku dengan orang-orang yang shaleh” (QS. Yuusuf: 101).
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ
عُمْرِي آخِرَهُ، وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِيمَهُ، وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ
أَلْقَاكَ فِيهِ.
“Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku adalah umur
yang terakhirnya, sebaik-baik amalku adalah amal-amal penutupannya dan
sebaik-baik hariku adalah hari saat aku menghadap-Mu”
(HR Ath-Thabarani). Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa,
berzikir sampai tertidur dan berazam untuk sholat malam. Semoga semua kita,
Allah wafatkan husnul khotimah...aamiin
19 Agustus 2014 7:32 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
DI ANTARA DO'A-DO'A MUSTAJAB
1. DO'A setelah Sholat
TAHAJJUD.
2. DO'A setelah Sholat DHUHA.
3. DO'A menjelang BERBUKA
PUASA.
4. DO'A antara ADZAN dan
IQOMAD.
5. DO'A antara DUA KHUTBA
JUM'AT.
6. DO'A di penghujung hari
JUM'AT (BA'DA ASHAR).
7. DO'A dikala turun HUJAN.
8. DO'A di kala mendengar
KOKO AYAM (Diriwayatkan )
ayam
adalah hewan yang dapat
melihat MALAIKAT/WAKTU SUBUH).
9. DO'A IMAM dan
KHOLIFAH/PEMIMPIN yang ADIL.
10.DO'A orang yang
TERDZOLIMI.
11. DO'A ORANG TUA kepada
ANAKNYA.
20 Agustus 2014 3:23 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
Nasehat Imam Ghazaly ra.;
"Wahai anakku tercinta,
nasehat itu mudah, yang sulit itu
menerimanya. Sebab terasa pahit bagi orang
yang memperturutkan kehendak nafsu. ia
lebih cenderung menyukai
hal-hal yang terlarang.
Lebih-lebih kaum santri yang
membuang-buang
waktu dalam mencari kebesaran
diri dan kemegahan duniawi. Ia menyangka bahwa dalam
ilmu pengetahuan terkandung
keselamatan dan
kebahagiaan, sekalipun tidak
disertai amalan. Ini
adalah keyakinan ahli-ahli
filsafat. Subhanallah. Ia
tidak sadar, bahwa bila ilmu
pengetahuan telah
diamanatkan kepadanya, maka
wajib diamalkan. Apabila tidak, maka hanya akan memperberat
siksa yang ditimpakan
kepadanya. Rasulullah saw
bersabda:
“Manusia yang paling berat menerima siksa di hari
kiamat adalah ilmuwan yang
oleh Allah tidak
dikaruniai kemanfaatan ilmu.”
Al-Junaid ra dijumpai dalam mimpi oleh seseorang
setelah ia meninggal.
Ditanyakan kepdanya, “Apa
kabar wahai abal Qasim?”
Ia menjawab, “Hilang
lenyap i’tibar-i’tibar
dan tidak ada lagi isyarat-
isyarat. Tidak ada sesuau
yang memberi manfaat
kepada kita, kecuali
rakaat-rakaat yang kita lakukan dalam shalat di tengah malam.”
*ID*Agus Setya Hadi *ID*:
Subhanallah........ #:-S #:-S
#:-S
20 Agustus 2014 6:36 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
= perkataan-perkataan baik
dan amal shaleh yang dinaikkan oleh Malaikat =
Telah menceritakan kepadaku
Abu Abdullah Muhammad bin Ya'qub al Hafidz dari Hamud bin Abu Hamid al Muqry
dari Ishaq bin Sulaiman dari Abdurrahman bin Abdullah al Mas'udy dari Abdullah
bin Al Mukhariq bin Salim dari Bapaknya
dari Abdullah bin Mas'ud r.a, berliau berkata saya akan bawakan sebuah Hadist
kpd kalian ; "sesungguhnya seorng hamba apabila mengucapkan
SUBHANALLAH,ALHAMDULIILAH, LAAILAAHA ILLALLAH, ALLAHU AKBAR, TABAARAKALLAHU,
maka Malaikat langsung menggenggam kalimat-kalimat tersebut, lalu dikumpulkan
dibawah sayap-sayapnya, lalu ia terbang keatas (langit) dengan membawa
kalimat-kalimat tersebut, tidaklah ia melewati sekumpulan malaikat
melainkan mereka mintakan ampun bagi
orang yang membacanya, hingga malaikat itu sampai dihadapan Tuhan yang Maha
Penyayang..
Kemudian Abdullah ibn Mas'ud
r.a membaca firman Allah swt ;
.... Kepada-Nya lah naik
perkataan-perkataan yang baik, dan amal shaleh di naikkan-Nya...(al Fathir;10)
[al Mustadrak ; Imam Hakim]
> shahih
21 Agustus 2014 06:04 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
Qur’an
berbicara mengenai sabar
Dalam Al-Qur’an
banyak ayat yang berbicara mengenai kesabaran. setidaknya ada 103 kalikata
sabar disebut dalam Al-Qur’an, baik berbentuk
isim maupun fi’ilnya. Hal ini membuktikan betapa besarnya pentingnya
sabar bagi seorang mukmin dimata Allah SWT.
1. Sabar merupakan perintah
dari Allah. “Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan
kepada Allah dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang
yang sabar.” (Al-Baqarah: 153). Ayat-ayat yang serupa Ali Imran:
200, An-Nahl: 127, Al-Anfal: 46, Yunus: 109, Hud: 115.
2. Larangan isti’jal
(tergesa-gesa). “Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang
mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul dan janganlah kamu meminta
disegerakan (azab) bagi mereka…” (Al-Ahqaf: 35)
3. Pujian Allah bagi
orang-orang yang sabar: “…dan orang-orang yang bersabar dalam kesulitan,
penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar imannya
dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa.” (Al-Baqarah: 177)
4. Allah sangat mencintai
orang-orang yang sabar. “Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.”
(Ali Imran: 146)
5. Kebersamaan Allah dengan
orang-orang yang sabar. Artinya Allah senantiasa akan menyertai hamba-hamba-Nya
yang sabar. “Dan bersabarlah kamu, karena sesungguhnya Allah itu
beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Anfal: 46)
6. Mendapatkan pahala berupa
surga dari Allah. (Ar-Ra’d: 23 - 24)
Hadits berbicara tentang
sabar
Sebagaimana dalam Al-Qur’an,
dalam hadits banyak sekali sabda Rasulullah yang menjelaskan tentang kesabaran.
misalnya Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam an Nawawi mencantumkan 29 hadits
yang bertemakan sabar. Secara garis besar:
1. Kesabaran merupakan “dhiya’
” (cahaya yang amat terang). Karena dengan kesabaran
inilah, seseorang akan mampu menyingkap kegelapan. Rasulullah mengungkapkan, “…dan kesabaran merupakan cahaya yang terang…” (HR. Muslim)
22 agustus 2014 3:58 »Abu Hanif Al Jawi»»:
Hadits berbicara tentang
sabar
Sebagaimana dalam Al-Qur’an,
dalam hadits banyak sekali sabda Rasulullah yang menjelaskan tentang kesabaran.
misalnya Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam an Nawawi mencantumkan 29 hadits
yang bertemakan sabar. Secara garis besar:
1. Kesabaran merupakan “dhiya’
” (cahaya yang amat terang). Karena dengan kesabaran
inilah, seseorang akan mampu menyingkap kegelapan. Rasulullah mengungkapkan, “…dan kesabaran merupakan cahaya yang terang…” (HR. Muslim)
2. Kesabaran merupakan
sesuatu yang perlu diusahakan dan dilatih secara optimal. Rasulullah pernah
menggambarkan: “…barang siapa yang mensabar-sabarkan diri (berusaha
untuk sabar), maka Allah akan menjadikannya seorang yang sabar…” (HR. Bukhari)
3. Kesabaran merupakan
anugerah Allah yang paling baik. Rasulullah mengatakan, “…dan tidaklah seseorang itu diberi sesuatu yang lebih baik dan lebih
lapang daripada kesabaran.” (Muttafaqun Alaih)
4. Kesabaran merupakan salah
satu sifat sekaligus ciri orang mukmin, sebagaimana hadits yang terdapat pada
muqadimah; “Sungguh menakjubkan perkara orang yang beriman, karena
segala perkaranya adalah baik. Jika ia mendapatkan kenikmatan, ia bersyukur
karena (ia mengatahui) bahwa hal tersebut adalah memang baik baginya. Dan jika
ia tertimpa musibah atau kesulitan, ia bersabar karena (ia mengetahui) bahwa
hal tersebut adalah baik baginya.” (HR. Muslim)
5. Seseorang yang sabar akan
mendapatkan pahala surga. Dalam sebuah hadits digambarkan; Dari Anas bin Malik
ra berkata, bahwa aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya
Allah berfirman, ‘Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan kedua matanya,
kemudian dia bersabar, maka aku gantikan surga baginya’.”
(HR. Bukhari)
22 agustus 2014 3:53 »Abu Hanif Al Jawi»»:
Sabar merupakan sifat para
nabi. Ibnu Mas’ud dalam sebuah riwayat pernah mengatakan: Dari
Abdullan bin Mas’ud berkata”Seakan-akan aku
memandang Rasulullah saw. menceritakan salah seorang nabi, yang dipukuli oleh
kaumnya hingga berdarah, kemudia ia mengusap darah dari wajahnya seraya
berkata, ‘Ya Allah ampunilah dosa kaumku, karena sesungguhnya
mereka tidak mengetahui.” (HR. Bukhari)
7. Kesabaran merupakan ciri
orang yang kuat. Rasulullah pernah menggambarkan dalam sebuah hadits; Dari Abu
Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah bersabda, “Orang
yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang
yang memiliki jiwanya ketika marah.” (HR. Bukhari)
8. Kesabaran dapat
menghapuskan dosa. Rasulullah menggambarkan dalam sebuah haditsnya; Dari Abu
Hurairah ra. bahwa Rasulullan saw. bersabda, “Tidaklah
seorang muslim mendapatkan kelelahan, sakit, kecemasan, kesedihan, mara bahaya
dan juga kesusahan, hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan
menghapuskan dosa-dosanya dengan hal tersebut.”
(HR. Bukhari & Muslim)
9. Kesabaran merupakan suatu
keharusan, dimana seseorang tidak boleh putus asa hingga ia menginginkan
kematian. Sekiranya memang sudah sangat terpaksa hendaklah ia berdoa kepada
Allah, agar Allah memberikan hal yang terbaik baginya; apakah kehidupan atau
kematian. Rasulullah saw. mengatakan; Dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah
saw. bersabda, “Janganlah salah seorang diantara kalian
mengangan-angankan datangnya kematian karena musibah yang menimpanya. Dan
sekiranya ia memang harus mengharapkannya, hendaklah ia berdoa, ‘Ya
Allah, teruskanlah hidupku ini sekiranya hidup itu lebih baik untukku. Dan
wafatkanlah aku sekiranya itu lebih baik bagiku(HR BUKHORI MUSLIM)
23 Agustus 2014 »Abu Hanif Al Jawi»»:
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat,
KH Tengku Zulkarnain, mengatakan tidak ada satu pun wilayah di Indonesia yang
berhak melarang Muslimah memakai jilbab.
"Orang Islam diwajibkan
menutup aurat. Seluruh wilayah Indonesa tidak ada yang berhak melarang muslimah
memakai jilbab sebagai penutup aurat," tegas Zulkarnain saat dihubungi
Republika, Kamis (21/8) sore.
Kebijakan apa pun di wilayah
NKRI, lanjutnya, harus sesuai dengan konstitusi UUD 1945. Dalam konteks ini,
pasal 29 ayat 2 UUD 1945 menyatakan setiap warga negara berhak untuk
melaksanakan ajaran agama sesuai dengan keyakinannya.
Jadi, pelarangan atribut
keagamaan seperti jilbab dan kerudung di Bali merupakan pelanggaran UUD 1945.
Terkait pelarangan peci, ia menyatakan peci bukanlah atribut ummat Islam,
melainkan budaya nasional Indonesia. jadi, orang Bali yang melarang pemakaian peci
berarti telah berpandangan sempit. Apalagi, banyak sekali tokoh non-Islam yang
pakai peci.
"Saya lihat
pendeta-pendeta Kristen di Sumatera Utara pakai peci. Tokoh buruh, Muchtar
Pakpahan, juga selalu menggunakan peci," jelasnya.
Pelarangan jilbab dan peci di
Bali, tuturnya, merupakan sikap arogansi yang luar biasa dan bentuk pelanggaran
konstitusi RI. Hal ini sungguh memprihatinkan karena menimbulkan riak-riak
kecil perpecahan bangsa Indonesia.
Ia pun berbagi pengalaman
saat tetap diizinkan masuk ke negara China dan Amerika Serikat (AS) dengan
tetap memakai serban dan jubah. Bahkan, orang yang berkunjung ke Israel saja
boleh tetap menggunakan peci,dllnya..
25 Agustus 2014 4:58 »Abu Hanif Al Jawi»»:
Hati-hati... Dua Fitnah
Terbesar bagi Muslimah
Sahabat Muslimah Voa Islam...
Jika jalan hidup ini boleh
memilih, pasti semua akan memilih jalan hidup yang tidak bersinggungan dengan
masalah apapun. Namun realita yang terjadi justru sebaliknya. Ujian merupakan
salah satu ukuran dan indikator dalam hidup kita. Bahkan Alloh dengan jelas
tidak akan membiarkan kita begitu saja setelah mengaku beriman tanpa adanya
ujian. Bahkan Rosululloh menjelaskan dalam haditsnya:
"Barang siapa yang akan
diberi oleh Alloh suatu kebaikan maka Alloh akan memberikan ujian terlebih
dahulu."
Bahkan realita dalam hidup
ini kita sebagai muslimah tidak lepas dari berbagai fitnah kehidupan yang
begitu menggiurkan. Bahkan seolah-olah fitnah tersebutlah yang memenuhi dunia
ini.
Fitnah pertama yaitu pakaian.
Mari kita lihat pakaian yang terpajang di pasar-pasar dan pusat perbelanjaan.
Kita pasti mendapatkan kebanyakan dari pakain itu semua pasti untuk kaum hawa.
Namun jika ditelisik lebih dalam lagi kebanyakan dari pakain tersebut tidak
memenuhi syarat untuk menutupi aurot bagi Sahabat Muslimah. Padahal jelas
ukuran dari Alloh akan pakain bagi Muslimah.
Alloh telah berfirman:
"Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,
kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain
kudung kedadanya, …".(An-Nuur:31)
"Hai Nabi, Katakanlah
kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:
"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka".
yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka
tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang".(Al-Ahzab:59).
Bahkan saat ini jika kita
ingin mencari pakain yang benar-benar menutupi aurot harus teliti dan ekstra
hati-hati. ..LANJUT...»»»
25 Agustus 2014 4:58 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
Karena dari sisi lain juga
sangatlah minim dari produsen pakain muslimah yang memahami makna pakaian yang
benar dalam menutup aurot. Kesulitan tersebut pun semakin sempurna jika hal
tersebut diterapkan di masyarakat. Karena masyarakat kita memang mayoritas
Muslim, namun disaat ada muslimah memakai jilbab besar apa lagi bercadar seolah
olah asih dimata ummat ini. (Ini merupakan PR da'wah untuk kita semua).
Kebayang kan bagaimana
repotnya Sahabat Muslimah dikala ingin menjaga iman ini dari sisi pakaian.
Fitnah kedua yaitu menjaga
lisan.Entah ini fitnah atau realita. Sebab disaat para ibu berkumpul, disitu
seolah olah tidak lepas dari materi gunjing menggunjing. Menjaga lisan ini
merupakan salah satu pekerjaan besar bagi seluruh muslimah. Apa lagi berkenaan
dengan aib suami. Bagaimanapun pergaulan sahabat tidak akan seintim bergaulnya
antara suami dan istri. Dari pergaulan tersebut maka istri lah yang paling
memahami akan kelebihan dan kekurangan suaminya.
Bagi sahabat muslimah
haruslah mampu memberikan rasa aman bagi siapa saja yang berada di sekitarnya.
Termasuk suami, anak, orang tua maupun mertua. Aib apapun yang diketahui
haruslah sahabat Muslimah mampu menutup dan menguncinya rapat-rapat. Sehingga
orang yang berada disekitarnya merasa aman dan nyama. Namun yang perlu diperhatikan
sahabat Muslimah, diamnya di sisi bukan berarti berhentinya proses Amar ma'ruf
Nani mungkar. Sebagaimana sabda nabi. Dari ‘Abdullah bin ‘Umar
radhiallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda.
“Yang disebut dengan muslim sejati adalah orang yang
selamat orang muslim lainnya dari lisan dan tangannya. Dan orang yang berhijrah
adalah orang yang berhijrah dari perkara yang dilarang oleh Allah”
(HR. Bukhari no. 10 dan Muslim no. 40 )
Janganlah sampai sahabat
Muslimah terperosok pada dosa atau masalah karena kurang pandai dalam menjaga
lisan. Dalam bahasa arab terdapat mutiara kata yang berarti. "Selamatnya
seseorang tergantung pada menjaga lisannya"smga bermagfaat««
25 Agustus 2014 6:21am »Abu Hanif Al Jawi»»:
MENINGGAL DIATAS ISLAM &
SUNNAH
عن معتمر بن سليمان
– رحمه الله - يقول : ( دخلت على أبي وأنا منكسر فقال
مالك قلت مات صديق لي قال مات على السنة قلت نعم قال فلا تخف عليه. )
اللالكائي : 1/67/61
Dari Mu'tamir Bin Sulaiman
Rahimahullah Beliau mengatakan: "Aku masuk menemui Ayahku dlm keadaan aku
sedang bersedih, maka ayahkupun berkata: "Ada apa denganmu?!"
Jawabku: "Aku telah
ditinggal mati oleh sahabatku."
Lalu ia bertanya lagi:
"Apakah ia mati diatas SUNNAH?!"
Jawabku: "Ya."
Lalu beliau berkata:
"Kalau begitu janganlah engkau khawatir atasnya." (Al-Lalika`i
1/67/61).
قال الإمام مالك- رحمه الله
تعالى : «لو لقي الله رجل بملء الأرض ذنوباً ثم لقي الله بالسنة لكان في الجنة مع
النبيين والصديقين والشهداء والصالحين وحسن أولئك رفيقاً».
ذم الكلام وأهله (5/76-77).
�Berkata Imam Malik Rahimahullah ta'ala: "Kalaulah
seseorang menghadap Allah Ta'ala dalam keadaan membawa dosa sepenuh dunia lalu
Allah mendapatinya diatas SUNNAH maka niscaya dia didalam al-Jannah bersama
para nabi, para shiddiqin, para syuhada' dan orang-orang shaleh dan mereka
dalam kebahagiaan." (Dzammul Kalami wa Ahlihi (77-5/76).)
قال الإمام أحمد: «مَنْ مَاتَ
عَلَى الإِسْلاَمِ وَالسُّنَّةِ مَاتَ عَلَى الخَيْرِ كُلِّهِ».
سير أعلام النبلاء (11/296).
Berkata Imam Ahmad: "Barang siapa yang mati diatas ISLAM
& SUNNAH, maka dia mati diatas kebaikan seluruhnya."
[Siyar A'lam an-Nubala'
(11/296).]
يقول يحيى بن جعفر :"لو
قدرت أن أزيد في عمر محمد بن إسماعيل-أي البخاري-من عمري لفعلت،فإن موتي يكون موت
رجل واحد،وموته ذهاب العلم"
المصدر:تاريخ بغداد 2/24
�
Berkata Yahya Bin Ja'far:
"Kalau saja aku mampu untuk menambah umur Muhammad Bin Isma'il -(yakni
Imam Bukhari)-dengan mengambil dari jatah umurku, niscaya akan aku lakukan.
Karena sungguh kematianku adalah sama dengan kematian orang biasa, sedangkan
kematiannya (Imam Bukhori) adalah perginya ilmu....
25 Agustus 2014 6:34 pm»Abu Hanif Al Jawi»»:
Ustadz Anas Burhanuddin MA
hafidzahullah berkata pada maddah fiqh:
أقوال العلماء لا يستدل بها و
إنما يستدل لها
"Perkataan ulama
bukanlah dalil, justru perkataan ulamalah yang membutuhkan dalil".
Perkataan ini adalah nasihat
untuk siapa saja yang masih taklid buta terhadap ustadznya, kiyainya, ataupun
masyaikhnya. Seakan-akan perkataan mereka adalah wahyu.
#copas #
26 Agustus 2014 6:05 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
Bismillahirrahmanirrahiim...
Assalamu'alaikum Wa
Rahmatullah Wabarakaatuh.
» "Siapa Keluarga Muhammad
Shallallahu 'Alaihi Wasallam?" «
Anas bin Malik berkata bahwa
seseorang bertanya kepada Rasulullullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, 'Siapakah
keluarga Muhammad?' Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam menjawab,
'Setiap orang yang bertakwa.'" (HR. Muslim dan Ahmad)
Renungan..!!
® Kekeluargaan bukanlah
sekedar hubungan darah, melainkan juga spiritual. Itu berarti meskipun kita
mempunyai hubungan darah dengan seseorang kalau mereka berbeda keimanannya
(spiritualitasnya), mereka itu bukanlah bagian dari "Keluarga Kita."
Bagaimana kita menyikapi hal ini?
Dengan demikian hubungan
kekeluargaan yang didasarkan tidak hanya pada hubungan darah melainkan juga
ketakwaan seseorang karena ini akan kekal sampai di akhirat kelak.'"
26 Agustus 2014 6:07 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
» "Optimis Akan Ampunan
Allah" «
Dari Abu Darda' bahwa
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengabarkan bahwa Malaikat Jibri
'Alaihis Salaam mengatakan, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Wahai hamba-Ku, selama
engkau menyembah-Ku, berhak akan bertemu dengan-Ku dan tidak menyekutuhkan Aku,
niscaya Aku akan mengampuni dosa apa pun yang engkau lakukan, bahkan sekalipun
engkau datang dengan membawa keburukan dan sepenuh bumi, Aku akan mengampunimu
dan tidak memperdulikan berapa banyak dosa yang telah engkau lakukan."
(HR. Thabrani)
Renungan..!!
® Sering kali kita lupa bahwa
Allah Subhanahu Wa Ta'ala sangat sayang kepada kita, mengapa kita sering tidak
memperdulikannya?
Dosa yang besar adalah dosa
yang diremehkan oleh pelakunya. Akan tetapi kalau kemudian kita datang mengetuk
pintu Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk bertaubat, Insyaa'Allah, Allah Subhanahu
Wa Ta'ala pun akan menyambut kita dengan "Senyuman".
27 Agustus 2014 5:25 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
» "Kehancuran Israel
Pertanda Kiamat Dekat" «
Dunia Islam saat ini tengah
berduka, zionis Israel dengan membabi buta lagi melakukan aksi kekejamannya
terhadap warga Palestina. Zionis ini sama sekali tak perduli jeritan, ratapan
juga raungan dari mereka yang ditindas. Wanita hamil dan anak-anak yang jadi
korban, bahkan menjadi target utama dari brutal mereka, anak-anak yang harusnya
berbahagia menikmati kanak-kanaknya, dihadapkan pada kenyataan serbuan roket
dan rudal dari bangsa biadab itu.
Akankah Israel berhenti
menyiksa saudara kita disana? Berapa banyak korban yang melayang dan terluka
dari serbuan roket-roket penghancur syuhada??
Allah Ta'ala berfirman:
"Dan telah Kami tetapkan
terhadap Bani Israel dalam kitab itu: 'sesungguhnya Kami akan membuat kerusakan
di muka bumi dua kali, dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan
yang besar." (QS. Al-Israa': 4)
Ayat ini cukup jelas bagi
kita, bahwa kekejaman Zionis Israel terhadap Palestina adalah bukti nyata dari
ayat diatas, tentang kebrutalan dan sikap pongoh yang di miliki Israel sudah di
gambarkan dalam firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala tersebut.
Israel pekat hitam dan gelap,
itulah gambaran di negara zionis yang tak punya hati nurani dan pengecut.
Bangsa yang hanya diliputi rasa kebencian, keserakahan dan kekufuran. Bangsa
yang hanya mencintai dirinya sendiri, egois yang sudah tertutup oleh kain kafan
duniawi, bangsa yang sudah mati rasa dari rasa menghargai dan mencintai sebuah
nyawa. Kebencian mereka terhadap rakyat GAZA PALESTINA telah membuka pintu
neraka seluas-luasnya, kepongohan dan kedigdayaan yang bisa dinikmati sekarang
adalah racun dan virus yang akan mendarah daging di setiap urat tubuh mereka
dan melenakan mereka akan kenikmatan yang tidak hakiki.
Secara global Al-Qur-an
menggambarkan Kehancuran Yahudi seperti:
Allah Ta'ala
berfirman..BERSAMBUNG..
27 Agustus 2014 5:25 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
Allah Ta'ala berfirman:
"Dan apabila datang saat
hukuman bagi (kejahatan) yang kedua. (Kami datangkan orang lain) untuk
menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana
musuh-musuhmu membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai"
(QS. Al-Israa': 7)
Tidak ada kekuatan didunia
ini yang mampu kebiadaban Yahudi zionis. Pengepungan dan pemenjaraan
besar-besar oleh penjajah Yahudi zionis dengan membangun tembok pemisah pada
tanggal 16 Juni 2002 di tebing barat dengan alasan keselamatan. Ini
mengasingkan tanah pertanian Palestina yang ditanaminya dengan pelbagai buah
seperti anggur dan zaitun membuat perekonomian Palestina runtuh.
Ini sesuai dengan sabda
Rasulullah shallallahu 'Alaihi Wasallam:
"Hampir tiba masanya
tidak dibenarkan masuk (sekatan) kepada penduduk Iraq meski hanya satu qafiz
makanan dan satu dirham. 'Kami bertanya dari mana larangan itu?' Rasulullah
menjawab; 'Dari orang asing yang melarang-larang.' kemudian berkata lagi:
'Hampir tiba masanya tidak dibenarkan masuk (sekatan) kepada penduduk Syam
(Palestina) walaupun satu dinar dan satu mud makanan.', Kami bertanya: 'Dari
mana larangan itu?, Beliau menjawab: 'Dari orang Rom.'" (HR. Muslim)
Siapa kekuatan yang mampu
menghacurkan Yahudi Laknatullah? Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
menjelaskan:
"Akan muncul dari
Khurasa (Afganistan) bendera-bendera hitam, maka tidak ada seorangpun yang
mampu mencegahnya, sehingga bendera-bendera itu di pasang di Eliya
(Al-Quds)." (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Nu'am bin Hammad)
Semoga Allah Subhanahu Wa
Ta'ala selalu melindungi saudara-saudara kita di Gaza Palestina. Yakni Allah
Subhanahu Wa Ta'ala memberikan setiap ujian-Nya dengan hikmah yang besar.
Kehancuran Israel berarti
kiamat telah dekat, sehingga ramai orang mempertahankan kewujudan negara haram
Yahudi tersebut. Namun janji Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan Rasul-Nya pasti akan
terlaksanakan.
Bersambung....
27 Agustus 2014 5:25 am »Abu Hanif Al Jawi»»:
"Tidak akan terjadi
kiamat sehingga kaum Muslim memerangi bangsa Yahudi, sehingga orang Yahudi
berlindung di belakang batu dan pohon, lalu batu dan pohon bercakap:
"Wahai orang Islam, hai hamba Allah! Dibelakangku ada orang Yahudi,
kemarilah, bunuh dia, kecuali pohon ghorgod, sebab itu sungguh pohonnya
Yahudi." (HR. Ahmad)
28 Agustus 2014 3:24 am wita »Abu Hanif Al
Jawi»»:
» "Tingganlah Keraguan
dan Perkara Yang Tak Bermanfaat" «
Dari Abu Muhammad Hasan bin
Ali bin Abu Tholib, cucu kesayangan
Rasulullah berkata: Aku telah hafal (sabda) Rasulullah Shallallahu 'Alaihi
Wasallam:
"Tinggalkanlah sesuatu
yang meragukanmu kepada sesuatu yang tidak meragukanmu." (HR. Tirmidzi dan
Nasa'i)
Sesuatu yang meragukan adalah
sesuatu yang tidak membuat tenang dan muncul perasaan khuwatir dalam diri
seseorang, jika hal itu tak boleh dilakukan. Jika kita menghadapi kondisi
demikian maka tinggalkanlah yang meragukan tersebut. Lakukanlah sesuatu yang
meyakinkan atau yang bisa membuat diri kita tenang.
Dari Abu Hurairah Radiyallahu
'Anhu berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
"Sebagian tanda dari
baiknya ke-Islaman seseorang ialah telah meninggalkan sesuatu yang tidak
berguna baginya." (HR. Tirmidzi)
Kedudukan hadist ini
merupakan landasan bab adab. Karena kebagusan ke-Islaman seseorang itu
bertingkat-tingkat, dan cukuplah seseorang berpredikat bagus Islamnya, jika
telah melaksanakan yang baik (wajib) dan meninggalkan yang buruk (haram). Dan
puncak kebagusannya itu, jika sampai kepada derajat IKHSAN, yang tersebut dalam
Hadist, "Besarnya pahala dan tingginya kemulian seseorang sesuai dengan
kadar kebagusan ke-Islamannya".
Dengan demikian tinggalkanlah
perkara yang tidak penting, sesuatu yang tidak bermanfaat di dunia maupun di
akhirat. Standar bermanfaat yang diukur oleh syariat, karena sudah mengetahui
bahwa yang diperintahkan oleh syariat pasti membawa manfaat dan yang dilarang
pasti menimbulkan kemudhoratan. Karenanya usaha untuk memahami syariat adalah
"Aktivitas yang sangat bermanfaat". Dan menjadi kewajiban seseorang
demi kebagusan ke-Islamannya untuk meninggalkan semua perkara yang tidak
penting itu, karena semua aktivitas yang dilakukan oleh hamba-Nya akan dicatat
dan celakahlah bagi seseorang yang memenuhi catatannya dengan sesuatu yang
tidak penting termasuk bentuk dari "KEMAKSIATAN".
Wallahu A'lam Bish-shaawab
29 Agustus 2014 5:42am wita »Abu Hanif Al Jawi»»:
Kiamat Terjadi pada Hari Jum’at
Hari Jum’at
adalah hari yang utama dalam sepekan. Pada hari tersebut ada kejadian-kejadian
besar, di antaranya adalah terjadinya kiamat.
Juga pada hari tersebut Adam diciptakan, di hari itu pula beliau
dimasukkan dalam surga, juga pada hari tersebut beliau dikeluarkan dari surga.
Dari Aus bin ‘Aus,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ
أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ
النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ
“Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling utama
adalah hari Jum’at. Di hari itu, Adam diciptakan; di hari itu, Adam
meninggal; di hari itu, tiupan sangkakala pertama dilaksanakan; di hari itu
pula, tiupan kedua dilakukan.” (HR. Abu Daud no.
1047, An Nasai no. 1374, Ibnu Majah no. 1085 dan Ahmad 4: 8. Hadits ini shahih
kata Syaikh Al Albani)
Dari Abu Hurairah
radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda,
خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ
عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ، فِيْهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيْهِ أُدْخِلَ
الْجَنَّةَ، وَفِيْهِ أُخْرِجَ مِنْهَا، وَلاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِيْ
يَوْمِ الْجُمُعَةِ
“Sebaik-baik hari dimana matahari terbit adalah hari
Jum’at. Pada hari Jum’at Adam diciptakan,
pada hari itu dia dimasukkan ke dalam surga dan pada hari Jum’at
itu juga dia dikeluarkan dari Surga. Hari Kiamat tidaklah terjadi kecuali pada
hari Jum’at.” (HR. Muslim no. 854).
Beberapa faedah dari hadits
di atas:
1- Hadits di atas menyebutkan
keistimewaan hari Jum’at dibanding hari-hari lainnya. Hari Jum’at
adalah hari terbaik dalam sepekan. Sedangkan hari Arofah adalah hari terbaik
dalam setahun.
2- Dalam hadits di atas tidak
semuanya menyebutkan keutamaan hari Jum’at. Mengenai
keluarnya Adam dari surga dan terjadinya kiamat tidaklah teranggap sebagai
keutamaan hari Jum’at namun menceritakan mengenai perkara besar yang
nanti akan terjadi. Demikian penjelasan Al Qodhi ‘Iyadh.
BERSAMBUNG»»»
29 Agustus 2014 5:45am wita»Abu Hanif Al Jawi»»:
3- Hadits tersebut
menunjukkan bahwa seorang hamba di hari Jum’at hendaklah
mempersiapkan diri dengan berbagai amalan sholih supaya mendapatkan rahmat
Allah dan tercegah dari murka Allah. Demikian juga penjelasan dari Al Qodhi ‘Iyadh.
4- Hari kiamat disegerakan
sebagai balasan bagi para nabi, shiddiqin, para wali Allah dan selainnya, juga
untuk menampakkan karomah dan kemuliaan mereka.
(Disarikan dari Syarh Muslim,
Imam Nawawi, 6: 142)
Namun kapan tanggal pasti
kiamat itu datang, tidak ada yang mengetahuinya.
يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ
قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ
تَكُونُ قَرِيبًا
“Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit.
Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu
hanya di sisi Allah”. Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari
berbangkit itu sudah dekat waktunya.” (QS. Al Ahzab: 63)
29 Agustus 2014 14:45am wita »Abu Hanif Al Jawi»»:
Rosullah-shallallahu alaihi
wasallam- bersabda:
لَا يُشِيرُ أَحَدُكُمْ إِلَى
أَخِيهِ بِالسِّلَاحِ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَحَدُكُمْ لَعَلَّ الشَّيْطَانَ
يَنْزِعُ فِي يَدِهِ فَيَقَعُ فِي حُفْرَةٍ مِنْ النَّارِ
“Tidak boleh salah seorang dari kalian mengacungkan
senjata kepada saudaranya, karena dia tidak tahu bisa jadi setan
menghempaskannya dari tangannya, hingga dia jatuh ke dalam jurang Neraka”
(Muttafaqun Alaih).
Syeikh Muhammad bin Shalih Al
Utsaimin -rahimahullah- mengatakan:
“Begitu pula yang dilakukan oleh sebagian orang yang
kurang akalnya, dia naik mobil dengan ngebut menuju ke orang yang sedang
berdiri atau duduk atau tidur, dengan maksud mencandainya, lalu dia belokkan
dengan cepat ketika sudah dekat dengannya agar tidak menabraknya.
Maka ini juga dilarang, dan
ini seperti tindakan mengacungkan senjata, karena dia tidak tahu, bisa jadi
setan mengambil kendali dari tangannya, sehingga dia tidak dapat mengendalikan
mobilnya, dan ketika itulah dia jatuh ke dalam jurang Neraka.
Dan diantara contohnya lagi,
bila seseorang mempunyai anjing, dan ada orang lain yang berkunjung kepadanya
atau tujuan yang semisalnya, lalu dia memerintahkan anjingnya (mendekat) kepada
orang tersebut, karena bisa jadi anjing itu lari dan memakan orang tersebut
atau melukainya, dan si pemiliknya tidak mampu menyelamatkannya setelahnya.
Intinya, manusia dilarang
melakukan semua sebab/jalan kebinasaan, baik dilakukan secara sungguhan ataupun
gurauan.
Smg bermangfaat
Bersambung besok ya...... kita tunggu BM beliau...
oh iya...
untuk ikuti FB nya Herman Abinya Hanif
untuk mendapatkan BM nya gratis tiap hari pin: 3104B47C
Assalamu "alaikum Wr.Wb
updated 28 agustus 2014 10:50 am
updated 28 agustus 2014 10:50 am

No comments:
Post a Comment