Recieved 29 Agustus 2014 9:30 PM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Rosullah-shallallahu alaihi
wasallam- bersabda:
لَا يُشِيرُ أَحَدُكُمْ إِلَى
أَخِيهِ بِالسِّلَاحِ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَحَدُكُمْ لَعَلَّ الشَّيْطَانَ
يَنْزِعُ فِي يَدِهِ فَيَقَعُ فِي حُفْرَةٍ مِنْ النَّارِ
“Tidak boleh salah seorang dari kalian mengacungkan
senjata kepada saudaranya, karena dia tidak tahu bisa jadi setan
menghempaskannya dari tangannya, hingga dia jatuh ke dalam jurang Neraka”
(Muttafaqun Alaih).
Syeikh Muhammad bin Shalih Al
Utsaimin -rahimahullah- mengatakan:
“Begitu pula yang dilakukan oleh sebagian orang yang
kurang akalnya, dia naik mobil dengan ngebut menuju ke orang yang sedang
berdiri atau duduk atau tidur, dengan maksud mencandainya, lalu dia belokkan
dengan cepat ketika sudah dekat dengannya agar tidak menabraknya.
Maka ini juga dilarang, dan
ini seperti tindakan mengacungkan senjata, karena dia tidak tahu, bisa jadi
setan mengambil kendali dari tangannya, sehingga dia tidak dapat mengendalikan
mobilnya, dan ketika itulah dia jatuh ke dalam jurang Neraka.
Dan diantara contohnya lagi,
bila seseorang mempunyai anjing, dan ada orang lain yang berkunjung kepadanya
atau tujuan yang semisalnya, lalu dia memerintahkan anjingnya (mendekat) kepada
orang tersebut, karena bisa jadi anjing itu lari dan memakan orang tersebut
atau melukainya, dan si pemiliknya tidak mampu menyelamatkannya setelahnya.
Intinya, manusia dilarang
melakukan semua sebab/jalan kebinasaan, baik dilakukan secara sungguhan ataupun
gurauan.
Smg bermangfaat
Recieved 29 Agustus 2014 11:14 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
السلام عليكم ورحمة الله
وبركات
Jamaah yg di rahmati Alloh
ikuti kajian besok subuh di masjid muhammad yg insaalloh akan di isi oleh ustd
Fuad Al Hadzimi dari magelang, , ajak
dan informasikan ke jamaah yg lain...
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Yg di denpasar merapat ke
masjid Muhammad....
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Akibat Beramal Tanpa Tuntunan
Akibat dari amalan yang tanpa
tuntunan, amalan yang tidak ada dalilnya, hanya membuat amalan tersebut
tertolak dan sia-sia.
Al Bara’
bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhu menuturkan bahwa
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan khutbah kepada para
sahabat pada hari Idul Adha setelah mengerjakan shalat Idul Adha. Beliau
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى صَلاَتَنَا
وَنَسَكَ نُسُكَنَا فَقَدْ أَصَابَ النُّسُكَ ، وَمَنْ نَسَكَ قَبْلَ الصَّلاَةِ
فَإِنَّهُ قَبْلَ الصَّلاَةِ ، وَلاَ نُسُكَ لَهُ
“Siapa yang shalat seperti shalat kami dan menyembelih
kurban seperti kurban kami, maka ia telah mendapatkan pahala kurban.
Barangsiapa yang berkurban sebelum shalat Idul Adha, maka itu hanyalah
sembelihan yang ada sebelum shalat dan tidak teranggap sebagai kurban.”
Abu Burdah yang merupakan
paman dari Al Bara’ bin ‘Azib dari jalur
ibunya berkata,
يَا رَسُولَ اللَّهِ ،
فَإِنِّى نَسَكْتُ شَاتِى قَبْلَ الصَّلاَةِ ، وَعَرَفْتُ أَنَّ الْيَوْمَ يَوْمُ
أَكْلٍ وَشُرْبٍ ، وَأَحْبَبْتُ أَنْ تَكُونَ شَاتِى أَوَّلَ مَا يُذْبَحُ فِى
بَيْتِى ، فَذَبَحْتُ شَاتِى وَتَغَدَّيْتُ قَبْلَ أَنْ آتِىَ الصَّلاَةَ
“Wahai Rasulullah, aku telah menyembelih kambingku
sebelum shalat Idul Adha. Aku tahu bahwa hari itu adalah hari untuk makan dan
minum. Aku senang jika kambingku adalah binatang yang pertama kali disembelih
di rumahku. Oleh karena itu, aku menyembelihnya dan aku sarapan dengannya
sebelum aku shalat Idul Adha.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam pun berkata,
شَاتُكَ شَاةُ لَحْمٍ
“Kambingmu hanyalah kambing biasa (yang dimakan
dagingnya, bukan kambing kurban).” (HR. Bukhari no.
955)
Coba perhatikan. Lihatlah
bagaimanakah akibat dari beramal tanpa tuntunan. Jika ibadahnya asal-asalan,
tanpa dasar ilmu dan tanpa dalil, beramal hanya atas dasar amalan itu baik, maka
tidak akan diterima amalan tersebut.
Recieved 30 Agustus 2014 9:49 PM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Titik-titik di bawah ini
(mohon dijawab dengan jujur di dalam hati kita masing-masing)
1. Allah menciptakan TERTAWA
dan ...
2. Allah itu MEMATIKAN dan
...
3. Allah menciptakan
LAKI-LAKI dan ...
4. Allah memberikan KEKAYAAN
dan ......
Mayoritas kita (termasuk
antum) akan menjawab:
1. MENANGIS
2. MENGHIDUPKAN
3. PEREMPUAN
4. KEMISKINAN
Ya tidak?
Untuk mengetahui apakah
jawaban di atas itu benar atau tidak, mari kita cocokkan jawaban tersebut
dengan rangkaian firman Allah SWT dalam surat An-Najm (53), ayat: 43-45, dan
48, sebagai berikut:
وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ
وَأَبْكَى
"dan Dia-lah yang
menjadikan orang TERTAWA dan MENANGIS." (QS. 53:43).
وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ
وَأَحْيَا
"dan Dia-lah yang MEMATIKAN
dan MENGHIDUPKAN." (QS. 53:44).
وَأَنَّهُ خَلَقَ
الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَى
"dan Dia-lah yang
menciptakan berpasang-pasangan LAKI-LAKI dan PEREMPUAN. " (QS. 53:45).
وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَى
وَأَقْنَى
"dan Dia-lah yang
memberikan KEKAYAAN dan KECUKUPAN." (QS. 53:48).
Ternyata jawaban kita umumnya
BENAR hanya pada no. 1-3.
Tapi,
Jawaban kita untuk no. 4
umumnya KELIRU.
Jawaban Allah Ta'ala dalam
Al-Qur'an bukan KEMISKINAN, tapi KECUKUPAN.
Subhanallah..
Sesungguhnya Allah SWT hanya
memberi KEKAYAAN dan KECUKUPAN kepada hamba-Nya.
Dan ternyata yang
"menciptakan" KEMISKINAN adalah diri kita sendiri.
Hal ini bisa karena ketidakadilan ekonomi,
kemalasan, bisa juga karena kemiskinan itu kita bentuk di dalam pola pikir kita
sendiri. Itulah hakikatnya, mengapa orang-orang yg senantiasa bersyukur;
walaupun hidup pas-pasan ia akan tetap tersenyum dan merasa cukup, bukan merasa
miskin.
Jadi, marilah kita bangun
rasa keberlimpahan dan kecukupan didalam hati dan pikiran kita, agar kita
menjadi hamba-Nya yg selalu bersyukur
Recieved 31 Agustus 2014 6:47 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Berita duka:
انالله وانااليه رجعون
Telah berpulang ke
Rahmatullaah, Al Ustadz Faiz Najih Al bin Said, tadi dini hari pkl. 01.00 WIB
akibat kecelakaan di Sidiarjo. Sungguh, telah besar jasa beliau bagi Islam wal
muslimiin. Semoga Allaah Subhanahu Wa Ta'ala mengampuni dosa-dosanya, menerima
semua amal ibadahnya, dan semoga Allaah merahmatinya.
*ID*Agus Setya Hadi *ID*:
انالله وانااليه رجعون
*ID*Agus Setya Hadi *ID*:
Berita duka:
انالله وانااليه رجعون
Telah berpulang ke
Rahmatullaah, Al Ustadz Faiz Najih Al bin Said, tadi dini hari pkl. 01.00 WIB
akibat kecelakaan di Sidiarjo. Sungguh, telah besar jasa beliau bagi Islam wal
muslimiin. Semoga Allaah Subhanahu Wa Ta'ala mengampuni dosa-dosanya, menerima
semua amal ibadahnya, dan semoga Allaah merahmatinya.
Recieved 31 Agustus 2014 1:35 PM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Info ter update...putri. Ustd
faiz juga meninggal...Hadiba Dan keponakannya yg nyupir juga meninggal.mohon
doanya untuk kluarga ust fais yg ikut dalam musibah kecelakaan dini hari tadi. istri
beliau patah tulang rusuk & kaki, 3 putri beliau kritis, nuzula kondisi gegar otak, jamila
patah kaki). smg segera diberi kesembuhan.
Recieved 09 September 2014 3:34 PM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
السلام عليكم ورحمة الله
وبركات
Ikuti kajian islam bersama
ustd Fuad Alhadzimi hari ini selasa 2 sep14 di masjid muhammad maghrib berjamaah.....ifokan ke jamaah yg
lain...
*ID*Agus Setya Hadi *ID*:
السلام عليكم ورحمة الله
وبركات
Ikuti kajian islam bersama
ustd Fuad Alhadzimi hari ini selasa 2 sep14 di masjid muhammad maghrib berjamaah.....ifokan ke jamaah yg
lain... BM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
# Manfaatkan Waktu Senggang
dengan Hal yang Bermanfaat #
Coba lihat bagaimana ulama salaf begitu
'pelit' menyia-nyiakan waktunya saat makan:
Ibnu Rajab Al-Hambali
rahimahullah menceritakan kepada kita, Ibnu Aqil berkata, “Aku
menyingkat semaksimal waktu-waktu makan, sehingga aku lebih memilih memakan kue
kering yang dicelup ke dalam air (dimakan sambil dibasahi) dari pada memakan
roti kering, karena selisih waktu mengunyahnya (waktu dalam mencelup kue dengan
air lebih pendek daripada waktu memakan roti keringi) bisa aku gunakan untuk
membaca dan menulis suatu faedah yang sebelumnya tidak aku ketahui.”
(Dia melakukan hal itu supaya bisa memanfaatkan waktu lebih). (Dzailut
Thabaqatil Hanabilah, Ibnu Rajab,1/177).
Mari ya ikhwah, manfaatkan
waktu luang sekecil apa pun untuk hal yang bermanfaat.
Ingatlah sabda Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam,
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ
فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu
nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari no.
6412, dari Ibnu ‘Abbas).
Semoga bermanfaat
Recieved 5 September 2014 6:29 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Nasehat untuk kaum hawa...
Untukmu wahai saudariku ukhty
muslimah..
Wahai para wanita...
tahukah anda bahwa..
1. Semakin banyak pandangan
lelaki yang tergiur denganmu semakin bertumpuk pula dosa-dosamu
2. Semakin sang lelaki
menghayalkanmu... semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula
dosa-dosamu
3. Janganlah anda menyangka
senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggung
jawabannya kelak..!!!.
Bisa jadi senyumanmu sekejap
menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama
berhari-hari.., apalagi keelokan tubuhmu....
4. Bayangkanlah... betapa
bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang aurotnya diumbar di hadapan
ribuan...
bahkan jutaan para lelaki??
5. Jika anda menjaga
kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu... maka anda kelak akan
semakin cantik dan semakin molek di surga Allah...
6. Akan tetapi jika anda
umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan
lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat...
dan di akhirat kelak...
bisa jadi berubah menjadi
bahan bakar neraka jahannam.. !!
Semoga bermanfaat..
Ust Firanda
Andirja,Lc MA
Recieved 5 September 2014 4:40 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
“Di hari Jum’at terdapat suatu
waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat
lantas ia memanjatkan suatu do’a pada Allah
bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang ia
minta.” (HR. Muslim)
Recieved 6 September 2014 4:41 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Jika junub. .
1- Junub lalu mandi sebelum
tidur, ini lebih sempurna.
2- Junub dan wudhu terlebih
dahulu sebelum tidur, ini yang disunnahkan untuk memperingan junub.
3- Junub dan tanpa wudhu,
lalu tidur. Seperti ini masih dibolehkan.
---
‘Aisyah pernah ditanya oleh ‘Abdullah
bin Abu Qois mengenai keadaan Nabi shallallahu ’alaihi
wa sallam,
كَيْفَ كَانَ يَصْنَعُ فِى
الْجَنَابَةِ أَكَانَ يَغْتَسِلُ قَبْلَ أَنْ يَنَامَ أَمْ يَنَامُ قَبْلَ أَنْ
يَغْتَسِلَ قَالَتْ كُلُّ ذَلِكَ قَدْ كَانَ يَفْعَلُ رُبَّمَا اغْتَسَلَ فَنَامَ
وَرُبَّمَا تَوَضَّأَ فَنَامَ. قُلْتُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى جَعَلَ فِى
الأَمْرِ سَعَةً.
“Bagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi
wa sallam jika dalam keadaan junub? Apakah beliau mandi sebelum tidur ataukah
tidur sebelum mandi?” ‘Aisyah menjawab, “Semua
itu pernah dilakukan oleh beliau. Kadang beliau mandi, lalu tidur. Kadang pula
beliau wudhu, barulah tidur.” ‘Abdullah
bin Abu Qois berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan segala
urusan begitu lapang.” (HR. Muslim no. 307).
Recieved 6 September 2014 11:56 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
السلام عليكم ورحمة الله
وبركات
ayo datang dan ikuti acara
bekam masal besok hari ahad 7 sep 2014
di masjid muhammad jl imambonjol 335 jam 09:00ss/d jam 15:00 infokan ke jamaah
yg lain ...
Recieved 7 September 2014 6:05 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Semogga kita terhindar dari 4
sifat ini.........
ﻭﻓﻲ ﻟﻔﻆ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻋﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ
ﺑﻦ ﻋﻤﺮﻭ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ: ))ﺃﺭﺑﻊ ﻣﻦ ﻛﻦَّ ﻓﻴﻪ ﻛﺎﻥ
ﻣﻨﺎﻓﻘﺎً ﺧﺎﻟﺼﺎً، ﻭﻣﻦ ﻛﺎﻧﺖ ﻓﻴﻪ ﺧﺼﻠﺔ ﻣﻨﻬﻦ ﻛﺎﻧﺖ ﻓﻴﻪ ﺧﺼﻠﺔ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﻔﺎﻕ ﺣﺘﻰ ﻳﺪﻋﻬﺎ: ﺇﺫﺍ
ﺍﺅﺗﻤﻦ ﺧﺎﻥ، ﻭﺇﺫﺍ ﺣﺪَّﺙ ﻛﺬﺏ، ﻭﺇﺫﺍ ﻋﺎﻫﺪ ﻏﺪﺭ، ﻭﺇﺫﺍ ﺧﺎﺻﻢ ﻓﺠﺮ(( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
Dari Ibnu Umar r.a, berkata : " bahwa
Nabi Muhammad saw bersabda : " 4 sifat, barangsiapa mendapati 4 sifat tsb
dalam diri seseorang, adalah dia seorang munafik, dan bila hanya di dapati
sebagian saja maka sebagian sifat munafik ada padanya, sehingga ia benar-benar
meninggalkannya.
- bila dia di beri
kepercayaan dia menghianati
- bila dia berucap ia
berdusta
- bila dia berjanji ia
langgar janjinya
- dan bila dia berurusan
(bermusuh-musuhan) dia membuat kejahatan.."
[HR. Imam Bukhari]
Recieved 8 September 2014 4:20 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
=WAKTU ITU ADALAH KEHIDUPAN=
Imam Ghazaly r.a berkata;
"Wahai Anakku Yang
Tercinta,
Antara nasihat Rasulullah SAW
kepada
umatnya adalah seperti hadits
beliau:
"Adalah termasuk tanda
berpalingnya Allah Taala dari seseorang hamba apabila hamba tersebut selalu mengerjakan hal yang tidak berguna.
Dan
seandainya ada sesaat saja
dari umurnya
yang telah digunakannya pada
hal yang
bukan tujuan hidupnya
(beribadah kepada
Allah) maka layaklah
penyesalan (di hari
kiamat nanti) dan siapa yang
umurnya lebih dari 40 tahun sedangkan kebaikannya masih belum dapat melebihi
kejahatannya maka layaklah ia mempersiapkan dirinya
untuk memasuki api neraka.
(Ayyuhal walad)
Recieved 8 September 2014 1:43 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Bismillaah' Nasihat
Salaf
Tabi'at Babi
Imam Ibnul Qoyyim Al
Jauziyyah Rahimahullaah berkata :
ومن الناس من طبعه طبع خنزير
يمر با لطيبات فلا يلوى عليها فاذا قام الانسان عن رجيعه قمه وهكذا كثير من الناس
يسمع منك ويرى من المحاسن اضعااف اضعاف الساوى ء فلا يحفظها ولا تناسبه فائذا راى
سقطه او كلمة عوراء وجد بغيته وما يناسبها فا
كهته ونقله
“Dan diantara manusia ada yang tabiatnya tabiat babi.
Dia melewati rizki yang baik baik tapi tidak mau mendekatinya. Jusrtu jika ada orang bangkit dari kotorannya
(selesai buang hajat), didatanginya kotoran tadi dan dimakannya hingga habis.
Demikianlah kebanyakan orang.
Mereka mendengar dan melihat darimu sebagian
dari kebaikanmu yang berlipa lipat daripada kejelekanmu, tapi dia tidak
menghapalnya, tidak menukilnya dan tidak mencocokinya. Tapi jika melihat ketergelincitan atau ucapan yang cacat, dapatlah dia apa yang
dicarinya dan mencocokinya, lalu dijadikannya sebagai buah santapan dan
penukilan.” (Madarijus Salikin
1/hal).
Recieved 9 September 2014 4:52 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
PENYELAMAT DARI ADZAB QUBUR
dinukil dari kitab Tambihul
Gofilin karya Al Faqih Abul Laits As Samarkondi.
ﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺃَﻥْ ﻳَﻨْﺠُﻮَ
ﻣِﻦْ ﻋَﺬَﺍﺏِ ﺍﻟْﻘَﺒْﺮِ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺃَﻥْ ﻳُﻠَﺎﺯِﻡَ
ﺃَﺭْﺑَﻌَﺔَ ﺃَﺷْﻴَﺎﺀَ
ﻭَﻳَﺠْﺘَﻨِﺐَ ﺃَﺭْﺑَﻌَﺔَ ﺃَﺷْﻴَﺎﺀَ :
ﻓَﺄَﻣَّﺎ ﺍﻟْﺄَﺭْﺑَﻌَﺔُ
ﺍﻟَّﺘِﻲ ﻳُﻠَﺎﺯِﻣُﻬَﺎ ﻓَﻤُﺤَﺎﻓَﻈَﺔُ ﺍﻟﺼَّﻠَﻮَﺍﺕِ
ﻭَﺍﻟﺼَّﺪَﻗَﺔُ ﻭَﻗِﺮَﺍﺀَﺓُ
ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻭَﻛَﺜْﺮَﺓُ ﺍﻟﺘَّﺴْﺒِﻴﺢِ.
ﻓَﺈِﻥَّ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟْﺄَﺷْﻴَﺎﺀَ
ﺗُﻀِﻲﺀُ ﺍﻟْﻘَﺒْﺮَ ﻭَﺗُﻮَﺳِّﻌُﻪُ.
ﻭَﺃَﻣَّﺎ ﺍﻟْﺄَﺭْﺑَﻌَﺔُ ﺍﻟَّﺘِﻲ
ﻳَﺠْﺘَﻨِﺒُﻬَﺎ: ﻓَﺎﻟْﻜَﺬِﺏُ ﻭَﺍﻟْﺨِﻴَﺎﻧَﺔُ
ﻭَﺍﻟﻨَّﻤِﻴﻤَﺔُ ﻭَﺍﻟْﺒَﻮْﻝُ
Barang siapa yangg
mengharapkan
selamat dari siksa kubur maka
dia harus
menetapi empat perkara dan
menjauhi
empat perkara.
empat perkara yg harus di
tetapi adalah :
1. menjaga sholat.
2. shodaqoh.
3. membaca al qur'an.
4. memperbanyak membaca
tasbih.
sesungguhnya empat perkara
tsb bisa
membuat kubur menjadi terang
dan luas.
adapun empat perkara yg harus
dijauhi
adalah :
1. berbohong.
2. berkhianat.
3. suka adu domba.
4. air kencing.
Wallohu a'lam.
Recieved 10 September 2014 5:32 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
= Membaca al-Quran =
Dari Abu Musa al-Asy’ari
ra.
berkata: Rasulullah saw
bersabda, “Perumpamaan orang Mukmin yang membaca al- Qur’an adalah bagaikan buah jeruk; baunya harum
dan rasanya lezat. Dan perumpamaan orang mukmin yang tidak dapat membaca al- Qur’an adalah bagaikan
kurma; rasanya lezat namun tidak berbau
. Dan perumpamaan orang munafik yang
membaca al- Qur’an adalah
bagaikan buah yang berbau harum dan rasanya pahit. Dan perumpamaan orang
munafik yang tidak membaca al-Qur’an adalah bagaikan
buah hanzhal
yang tidak berbau dan rasanya pahit.”
(HR. Bukhari & Muslim)
Recieved 11 September 2014 4:22 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Senjata terampuh
BIsmillah...
Doa adl senjata terampuh
orang beriman, namun banyak diantara kita yg kurang memperhatikan bahkan
menyia2kannya, termasuk dlm memanfaatkan waktu2 mustajabnya doa.
Waktu-waktu mustajab untuk
berdoa yg prnah diwasiatkan Rosululloh antara lain:
1. Sepertiga Malam:
"Sesungguhnya Robb
kalian Tabaroka wa Ta'ala turun ke langit dunia pada waktu sepertiga malam
terakhir, lalu berfirman: 'Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, pasti
Ku-kabulkan,..." (HR. Bukhori)
2. Waktu berbuka puasa:
"Sesungguhnya bagi orang
yang berpuasa, saat berbuka ada doa yang tidak ditolak." (HR. Ibnu Majah)
3. Pada waktu bangun tidur
malam hari bagi yang bersuci dan berdzikir sebelum tidur: "Tidaklah seoran
hamba tertidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian
memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Alloh akan mengabulkannya."
(HR. Ibnu Majah)
4. Diantara azan dan iqomah:
"Doa tidak akan ditolak
antara azan dan iqomah." (HR. Abu Daud)
5. Pada waktu sujud:
"Keadaan paling dekat
antara hamba dengan Robbnya adalah ketika sujud, maka prbanyaklah
berdoa."(HR. Muslim)
6. Pada saat hujan turun:
"Dua doa yang tidak
tertolak adalah doa pada waktu azan dan pada waktu turun hujan." (HR.
Hakim)
7. Orang yg berpuasa, safar
dan doa orang tua kpd anaknya:
"Tiga doa yang tidak
ditolak; doa orang tua kepada anaknya, doa orang yang sedang berpuasa dan doa
seorang musafir." (HR. Al-Baihaqi)
Recieved 11 September 2014 6:43 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Memberi Nama Usaha dengan
Nama Mengerikan
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum
Ustad permisi mau tanya.
Sekarang banyak usaha atau bisnis khususnya di Indonesia yang usahanya itu
diberi nama agak mengerikan.
Misalnya: Rawon Setan, Nasi
Goreng Iblis, Nasi Goreng Dajal, Mie Neraka, Mie Setan
Pertanyaannya: Apakah
usahanya atau bisnis yang diberi nama seperti itu syar’i
dan barokah Ustad?
Mohon penjelasannya terkait
bisnis yang syar’i dan barokah itu Ustad?
Dari: Frendika S. Utama
Jawaban:
Wa’alaikumussalam
Penamaan semacam ini, insya
Allah membuat usaha tidak barokah. Karena nama memberikan pengaruh yang besar.
Perhatikan keterangan berikut:
سأل عمر رجلا عن اسمه ، فقال :
جمرة . فقال : واسم أبيك ؟ فقال : شهاب . قال : فمنزلك ؟ قال بحرة النار . قال :
فأين مسكنك ؟ قال : بذات لظى . قال : اذهب فقد احترق مسكنك ، قال : فذهب فوجد
الأمر كذلك .
Basyir Muhammad ‘Uyun
mengatakan, “Diriwayatkan dalam Al Muwatha’,
2:973 dari Yahya bin Said dari ‘Amr dan ada yang
putus dalam sanadnya. Sanad yang bersambung diriwayatkan oleh Abul Qasim bin
Bayaran dalam kitab Al Fawaid melalui jalur Musa bin ‘Uqbah
dari Nafi’ dari Ibnu Umar”.
Dijawab oleh Ustadz Aris
Munandar, M.PI (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel
www.KonsultasiSyariah.com
Recieved 11 September 2014 4:03 PM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Memberi Nama Usaha dengan
Nama Mengerikan
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum
Ustad permisi mau tanya.
Sekarang banyak usaha atau bisnis khususnya di Indonesia yang usahanya itu
diberi nama agak mengerikan.
Misalnya: Rawon Setan, Nasi
Goreng Iblis, Nasi Goreng Dajal, Mie Neraka, Mie Setan
Pertanyaannya: Apakah
usahanya atau bisnis yang diberi nama seperti itu syar’i
dan barokah Ustad?
Mohon penjelasannya terkait
bisnis yang syar’i dan barokah itu Ustad?
Dari: Frendika S. Utama
Jawaban:
Wa’alaikumussalam
Penamaan semacam ini, insya
Allah membuat usaha tidak barokah. Karena nama memberikan pengaruh yang besar.
Perhatikan keterangan berikut:
Suatu hari Umar bin al
Khattab menanyai seseorang tentang namanya maka dia menjawab, “Namaku
Jamroh (yang maknanya adalah bara api)”. “Siapa
nama bapakmu?” lanjut Umar. “Syihab (cahaya api”,
jawab orang tersebut. “Di mana rumahmu?”, tanya Umar. Jawaban
orang tersebut, “Di daerah yang bernama Harrah an Nar (panasnya api)”.
“Tepatnya di daerah mana?”,
sambung Umar. “Suatu tempat namanya Dzat Lazha (yang memiliki nyala
api”, kata orang tersebut. Pada akhirnya Umar berkata, “Pulanglah
sungguh rumah telah terbakar”. Orang itu langsung
pulang dan dijumpai rumahnya terbakar sebagaimana yang dikatakan oleh Umar.
(Mukhtashar Zadul Maad, karya Syaikh Muhammad bin Sulaiman tahqiq Basyir
Muhammad ‘Uyun Hal. 111, terbitan Maktabah Darul Bayan Damaskus
cet pertama 1413).
Basyir Muhammad ‘Uyun
mengatakan, “Diriwayatkan dalam Al Muwatha’,
2:973 dari Yahya bin Said dari ‘Amr dan ada yang
putus dalam sanadnya. Sanad yang bersambung diriwayatkan oleh Abul Qasim bin
Bayaran dalam kitab Al Fawaid melalui jalur Musa bin ‘Uqbah
dari Nafi’ dari Ibnu Umar”.
Dijawab oleh Ustadz Aris
Munandar, M.PI (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyari
Recieved 13 September 2014 6:45 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Anjuran untuk bertobat dan
bergembira
dengannya
Hadis riwayat Abdullah bin
Masud
ra.:
Ia berkata: Aku pernah
mendengar Rasulullah saw.
bersabda: Sungguh Allah akan
lebih senang menerima tobat
hamba-Nya yang beriman
daripada seseorang yang
berada
di tanah tandus yang
berbahaya
bersama hewan tunggangan yang
membawa bekal makanan dan
minumannya. Lalu dia tidur
kemudian ketika bangun
didapati
hewan tunggangannya tersebut
telah menghilang. Dia pun
segera
mencarinya sampai merasa
dahaga
kemudian dia berkata dalam
hatinya: Sebaiknya saya
kembali
ke tempat semula dan tidur di
sana sampai saya mati. Lalu
dia
tidur dengan menyandarkan
kepalanya di atas lengan
sampai
mati. Tetapi ketika ia
terbangun
didapatinya hewan
tunggangannya
telah berada di sisinya
bersama
bekal makanan dan minuman.
Allah
lebih senang dengan tobat
seorang
hamba mukmin, daripada orang
semacam ini yang menemukan
kembali hewan tunggangan dan
bekalnya. (Shahih Muslim
No.4929)
Hadis riwayat Anas bin Malik
ra.,
ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda:
Sungguh
Allah akan lebih senang
menerima
tobat hamba-Nya ketika ia
bertobat kepada-Nya daripada
(kesenangan) seorang di
antara
kamu sekalian yang menunggang
untanya di tengah padang luas
yang sangat tandus, lalu unta
itu
terlepas membawa lari bekal
makanan dan minumannya dan
putuslah harapannya untuk
memperoleh kembali. Kemudian
dia menghampiri sebatang
pohon
lalu berbaring di bawah
keteduhannya karena telah
putus
asa mendapatkan unta
tunggangannya tersebut.
Ketika
dia dalam keadaan demikian,
tiba-tiba ia mendapati
untanya
telah berdiri di hadapan.
Lalu
segera ia menarik tali kekang
unta itu sambil berucap dalam
keadaan sangat gembira: Ya
Allah, Engkau adalah hambaku dan
aku adalah Tuhan-Mu. Dia
salah
mengucapkan karena terlampau
merasa gembira. (Shahih
Muslim
No.4932)
Recieved 13 September 2014 10:58 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
السلام عليكم ورحمة الله
وبركات
Mari ya ikhwah, manfaatkan
waktu luang sekecil apa pun untuk hal yang bermanfaat.
Ingatlah sabda Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam,
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ
فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ
“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu
nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari no.
6412, dari Ibnu ‘Abbas).
Ikuti kajian rutin di masjid
muhammad jln imam bonjol335
Senin~kajian fikih akhlaq
oleh ustd jawas sokhan
Selasa~tarikh islam oleh ustd
sakhnan
Rabu~belajar arti per kata
huruf alqura ustd salim
Kamis~tafsir ibnu katsir olh
ustd ustd anwar
Jum'at~ mempelajari info
terbaru kbar dunia islam..(nonton video tentang islam)
Ustd totok nugroho
Sabtu ~ mempelajari sifat
sholat Nabi Muhammad olh ustd Husni abadi
Ahad~ kajian Tauhid olh Ustd
Abdullah ikhsan
Waktu di mulai sholat maghrib
berjamaah
Kajian subuh pagi styap hari
senin, rabu, dan kamis
Infokan ke jamaah yg lainya
Semoga bermanfaat
Recieved 14 September 2014 5:00 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
ﺇِﺫَﺍ ﻛَﺎﻥَ ﺟُﻨْﺢُ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ –
ﺃَﻭْ ﺃَﻣْﺴَﻴْﺘُﻢْ – ﻓَﻜُﻔُّﻮﺍ
ﺻِﺒْﻴَﺎﻧَﻜُﻢْ، ﻓَﺈِﻥَّ
ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻳَﻨْﺘَﺸِﺮُ ﺣِﻴﻨَﺌِﺬٍ، ﻓَﺈِﺫَﺍ
ﺫَﻫَﺐَ ﺳَﺎﻋَﺔٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ
ﻓَﺨَﻠُّﻮﻫُﻢْ، ﻭَﺃَﻏْﻠِﻘُﻮﺍ
ﺍﻟْﺄَﺑْﻮَﺍﺏَ، ﻭَﺍﺫْﻛُﺮُﻭﺍ
ﺍﺳْﻢَ ﺍﻟﻠﻪِ، ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ
ﻟَﺎ ﻳَﻔْﺘَﺢُ ﺑَﺎﺑًﺎ
ﻣُﻐْﻠَﻘًﺎ، ﻭَﺃَﻭْﻛُﻮﺍ ﻗِﺮَﺑَﻜُﻢْ،
ﻭَﺍﺫْﻛُﺮُﻭﺍ ﺍﺳْﻢَ ﺍﻟﻠﻪِ،
ﻭَﺧَﻤِّﺮُﻭﺍ ﺁﻧِﻴَﺘَﻜُﻢْ
ﻭَﺍﺫْﻛُﺮُﻭﺍ ﺍﺳْﻢَ ﺍﻟﻠﻪِ،
ﻭَﻟَﻮْ ﺃَﻥْ ﺗَﻌْﺮُﺿُﻮﺍ ﻋَﻠَﻴْﻬَﺎ
ﺷَﻴْﺌًﺎ، ﻭَﺃَﻃْﻔِﺌُﻮﺍ
ﻣَﺼَﺎﺑِﻴﺤَﻜُﻢْ
Kapan Waktu Setan Keluar?
Benarkah setan keluar ketika
datang malam?
Mohon jelaskan.
Jawab:
Bismillah was shalatu was
salamu ‘ala
rasulillah, amma ba’du,
Terdapat hadis dari Jabir bin
Abdillah
radhiyallahu ‘anhuma
, Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
“Bila hari telah senja, tahan anak-anak kalian.
Karena ketika itu setan
berkeliaran. Dan bila
sudah masuk sebagian waktu
malam, silahkan
biarkanlah mereka. Tutuplah
pintu dan sebut
nama Allah, karena setan
tidak dapat membuka
pintu yang tertutup (dengan
menyebut nama
Allah). Tutup semua kendi
kalian dengan
menyebut nama Allah dan
tutuplah bejana
kalian dengan menyebut nama
Allah, sekalipun
dengan membentangkan sesuatu
di atasnya, dan
padamkan lentera kalian
(ketika hendak
tidur).”
(HR. Bukhari 5623 dan Muslim 3756)
Makna
Bila hari telah senja:
gelapnya malam
mulai datang. Yaitu di saat
waktu maghrib
Tahan anak-anak kalian: tahan
mereka
agar tidak keluar rumah. Jika
mereka ikut
ke masjid, pastikan mereka
berada di
dalam masjid.
Karena ketika itu setan
berkeliaran : jenis
setan (jin nakal). Dan ini
ghaib.
Sementara kita hanya bisa
meyakini
berita yang disampaikan
Rasulullah
shallallahu ‘alaihi
wa sallam.
Hadis di atas, mengajarkan
berbagai macam
adab untuk kebaikan dunia dan
akhirat
manusia. Diantaranya,
melarang anak kecil
bermain di luar rumah,
menjelang malam
tiba. Karena dikhawatirkan
mereka akan
diganggu jin-jin yang nakal.
Allahu a’lam
Recieved 5 September 2014 2:56 PM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Imam Malik rahimahullah
berkata : "Aku
mengetahui orang yang tidak
memiliki aib namun,
karena ia senang menyebar aib
orang maka
Allahenyingkap aib2nya.
Sebaliknya aku mengenal
orang yang memiliki aib yang
sangat banyak
namun karena ia selalu
menutupi Aib saudaranya
maka Allah pun menutupi
Aibnya"
Recieved 15 September 2014 6:48 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Pengaruh orang tua terhadap
anak
Al-Imam Ibnul Qayyim
rahimahullah mengatakan,
“Betapa banyak orang yang mencelakakan anaknya—belahan
hatinya—di dunia dan di akhirat karena tidak memberi perhatian
dan tidak memberikan pendidikan adab kepada mereka. Orang tua justru membantu
si anak menuruti semua keinginan syahwatnya. Ia menyangka bahwa dengan berbuat
demikian berarti dia telah memuliakan si anak, padahal sejatinya dia telah
menghinakannya. Bahkan, dia beranggapan, ia telah memberikan kasih sayang
kepada anak dengan berbuat demikian. Akhirnya, ia pun tidak bisa mengambil
manfaat dari keberadaan anaknya. Si anak justru membuat orang tua terluput
mendapat bagiannya di dunia dan di akhirat. Apabila engkau meneliti kerusakan
yang terjadi pada anak, akan engkau dapati bahwa keumumannya bersumber dari
orang tua.” (Tuhfatul Maudud hlm. 351)
Beliau rahimahullah
menyatakan pula,
“Mayoritas anak menjadi rusak dengan sebab yang
bersumber dari orang tua, dan tidak adanya perhatian mereka terhadap si anak,
tidak adanya pendidikan tentang berbagai kewajiban agama dan sunnah-sunnahnya.
Orang tua telah menyia-nyiakan anak selagi mereka masih kecil, sehingga anak
tidak bisa memberi manfaat untuk dirinya sendiri dan orang tuanya ketika sudah
lanjut usia. Ketika sebagian orang tua mencela anak karena kedurhakaannya, si
anak menjawab, ‘Wahai ayah, engkau dahulu telah durhaka kepadaku saat
aku kecil, maka aku sekarang mendurhakaimu ketika engkau telah lanjut usia.
Engkau dahulu telah menyia-nyiakanku sebagai anak, maka sekarang aku pun
menyia-nyiakanmu ketika engkau telah berusia lanjut’.”
(Tuhfatul Maudud hlm. 337)
(Diambil dari Huququl Aulad ‘alal
Aba’ wal Ummahat hlm. 8—9, karya asy-Syaikh
Abdullah bin Abdirrahim al-Bukhari hafizhahullah).
http://asysyariah.com/permata-salaf-pengaruh-orang-tua-terhadap-anak/
Recieved 16 September 2014 2:45 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Meninggalkan Shalat, Lepas
dari Jaminan Allah
Masih membicarakan hal yang
sama tentang
urgensi shalat. Ada satu
hadits yang berisi
sembilan wasiat Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam
pada Abu Darda’.
Di dalam wasiat tersebut berisi
wasiat untuk menjaga shalat.
Disebutkan bahwa
meninggalkan shalat dengan
sengaja bisa lepas
dari jaminan Allah.
Abu Darda’
berkata,
ﺃﻭﺻﺎﻧﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ
ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺑﺘﺴﻊ: ﻻَ ﺗُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ
ﻭَﺇِﻥْ ﻗُﻄِﻌَﺖْ ﺃَﻭْ
ﺣُﺮِﻗَﺖْ، ﻭَﻻَ ﺗَﺘْﺮُﻛَﻦَّ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓَ ﺍْﻟﻤَﻜْﺘُﻮْﺑَﺔَ ﻣُﺘَﻌَﻤِّﺪﺍً؛ ﻭَﻣَﻦْ
ﺗَﺮَﻛَﻬَﺎ
ﻣُﺘَﻌَﻤِّﺪﺍً ﺑَﺮِﺋَﺖْ ﻣِﻨْﻪُ
ﺍﻟﺬِّﻣَّﺔُ ، ﻭَﻻَ ﺗَﺸْﺮَﺑَﻦَّ ﺍﻟْﺨَﻤْﺮَ؛ ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﻣِﻔْﺘَﺎﺡُ ﻛُﻞِّ ﺷَﺮٍّ،
ﻭَﺃَﻃِﻊْ ﻭَﺍﻟِﺪَﻳْﻚَ، ﻭَﺇِﻥْ
ﺃَﻣَﺮَﺍﻙَ ﺃَﻥْ ﺗُﺨْﺮِﺝَ ﻣِﻦْ ﺩُﻧْﻴَﺎﻙَ؛ ﻓَﺎﺧْﺮُﺝْ ﻟَﻬُﻤَﺎ، ﻭَﻻَ ﺗُﻨَﺎﺯِﻋَﻦَّ
ﻭُﻻَﺓَ ﺍْﻷَﻣْﺮِ، ﻭَﺇِﻥْ
ﺭَﺃَﻳْﺖَ ﺃَﻧَّﻚَ ﺃَﻧْﺖَ ، ﻭَﻻَ ﺗُﻔَﺮِّﺭْ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺰَّﺣْﻒِ؛ ﻭَﺇِﻥْ ﻫَﻠَﻜْﺖَ
ﻭَﻓَﺮَّ
ﺃَﺻْﺤَﺎﺑَﻚَ، ﻭَﺃَﻧْﻔِﻖْ ﻣِﻦْ
ﻃَﻮْﻟِﻚَ ﻋَﻠﻰَ ﺃَﻫْﻠِﻚَ، ﻭَﻻَ ﺗَﺮْﻓَﻊْ ﻋَﺼَﺎﻙَ ﻋَﻦْ ﺃَﻫْﻠِﻚَ،
ﻭَﺃَﺧْﻔِﻬِﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟﻠﻪِ ﻋَﺰَّ
ﻭَﺟَﻞَّ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam
mewasiatkan sembilan perkara
kepadaku yaitu:
Janganlah engkau
mempersekutukan Allah
meskipun lehermu akan
dipenggal atau dirimu
akan dibakar. Jangan
sekali-kali meninggalkan
shalat wajib dengan sengaja,
(karena)
barangsiapa yang melakukannya
dengan sengaja,
niscaya jaminan Allah akan
terlepas darinya.
Jangan meminum minuman keras,
karena itu
adalah kunci segala
kejelekan. Dan taatilah kedua
orang tuamu, apabila mereka
menyuruhmu untuk
menyerahkan seluruh harta
yang engkau miliki
maka serahkanlah hartamu
kepada keduanya.
Janganlah menentang pemimpin
walaupun engkau
tahu bahwa engkaulah yang
benar. Jangan lari
dari medan pertempuran,
meskipun engkau akan
terbunuh dan teman-temanmu
melarikan diri.
Infakkanlah sebagian harta
yang engkau miliki
kepada keluargamu. Jangan
lalai mengawasi
keluargamu (dalam mendidik
mereka) dan
ajarkanlah kepada mereka
untuk bertakwa
kepada Allah.”
(HR. Bukhari dalam Adabul
Mufrod no. 18. Syaikh Al
Albani mengatakan
bahwa hadits ini hasan
Recieved 17 September 2014 4:39 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Renungan Amirul Mukminin Umar
bin Abdul Aziz =
Umar bin Abdul Aziz berkata
kepada salah seorang pendampingnya,“Wahai Fulan, Aku tadi
malam tidak bisa tidur karena
merenungkan sesuatu.”
Dia berkata, “Apa
yang sedang Engkau renungkan,
wahai
Amirul Mukmmin?”
Beliau menjawab, “Aku sedang merenungkan kuburan dan penghuninya. Jika
kamu menyaksikan mayat pada hari ketiganya di dalam kubur, niscaya kamu akan
mendapatkan suatu bentuk sangat mengerikan walaupun sebelum mati dia sangat
menawan hati.
Kamu menyaksikan suatu hunian
penuh
dengan binatang binatang yang
menyeramkan, badan yang mulai
mengembung dan bernanah yang
dibuat
santapan cacing tanah, sedang
tubuh mulai membusuk, kain kafan mulai hancur, sementara dahulu di dunia
penampilannya sangat menawan, aroma tubuhnya sangat semerbak wangi dengan
parfum dan pakaiannya sangat bersih dan indah.”
Setelah itu beliau tersungkur
pingsan.
Recieved 17 September 2014 9:25 PM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
ﻋﻦ ﺃﺳﺪ ﺑﻦ ﻭﺩﺍﻋﺔ ﺃﻥ ﺭﺟﻼً ﻳﻘﺎﻝ
ﻟﻪ: ﺟﺰﻳﺮ ﺃﺗﻰ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﻘﺎﻝ: ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ، ﺇﻥ ﺃﻫﻠﻲ ﻳﻌﺼﻮﻧﻲ ﻓﺒﻢ
ﺃﻋﺎﻗﺒﻬﻢ؟ ﻗﺎﻝ" :ﺗﻌﻔﻮ." ﺛﻢ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺜﺎﻧﻴﺔ، ﺣﺘﻰ ﻗﺎﻟﻬﺎ ﺛﻼﺛﺎً، ﻗﺎﻝ" :ﺇﻥ
ﻋﺎﻗﺒﺖ ﻓﻌﺎﻗﺐ ﺑﻘﺪﺭ ﺍﻟﺬﻧﺐ، ﻭﺍﺗﻖ ﺍﻟﻮﺟﻪ."
ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻧﻲ، ﻭﺃﺳﺪ ﻟﻢ ﻳﺪﺭﻙ ﺍﻟﻘﺼﺔ، ﻓﻬﻮ ﻣﺮﺳﻞ،
ﻭﺭﺟﺎﻟﻪ ﻭﺛﻘﻮﺍ ﻛﻠﻬﻢ، ﻭﻓﻴﻬﻢ ﺿﻌﻒ
riwayat Dari Asad bin
Wada'ah, berkata : bahwa seorang lelaki bernama Jazir datang kepada Nabi
Muhammad s.a.w dan berkata : " Ya Rasulallah, sesungguhnya keluargaku durhaka padaku, maka dengan (cara)
apa aku menghukum mereka ?"
Nabi s.a.w menjawab nya :
" kamu maaf kan saja "..
Lalu lelaki tsb mengulangi
perkataannya hingga sampai 3x,
kemudian Nabi Muhammad
bersabda : " jika kamu (tetap ingin) menghukumnya, maka hukumlah menurut
kadar kesalahannya, dan hindari memukul Wajah.."
[HR. Ath Thabrani]
Recieved 18 September 2014 6:09 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Tanda-tanda Kiamat (Akhir
Zaman) :
✓Banyak anak lahir dari hasil perzinahan
✓Terbitnya matahari dari Barat ke Timur
✓Pintu pengampunan akan ditutup
✓Dabbat al-Ard (sejenis unta) : akan keluar dari bumi
& akan menandai muslim yang sebenar2nya
✓Kabut selama 40 Hari akan mematikan semua orang.
✓Sebuah kebakaran besar akan menyebabkan kerusakan
✓Pemusnahan/runtuhnya Kabah
✓Tulisan dalam Al-Quran akan lenyap
✓Sangkakala akan ditiup pertama kalinya membuat semua
makhluk hidup merasa kaget dan ketakutan
Tiupan sangkakala yang kedua
kalinya akan membuat semua
makhluk hidup mati dan yg
ketiga yang membuat setiap makhluk hidup bangkit kembali
Nabi MUHAMMAD SAW telah
bersabda: "Barang siapa yg mengingatkan ini kepada orang lain, akan Ku
buatkan tempat di syurga baginya pada hari penghakiman kelak"
Mungkin kita bisa kirim
ribuan BBM mesra, promote, BroadCast yang gak terlalu penting tapi bila kirim
yang berkaitan dengan ibadah mesti berpikir 2x.
Allah berfirman : "jika
engkau lebih mengejar duniawi daripada mengejar dekat denganKu maka Aku
berikan, tapi Aku akan menjauhkan kalian dari surgaKu"
.... Subhanallah
waAstaghfirullah...
Marilah kita meningkatkan
taQwa kita, ibadah kita, dan 'amal kebajikan.
Smga Ber.mangfaat
Recieved 18 September 2014 8:12 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
JUM'AH MUBAAROKAH
Bismillah...
Rosululloh SAW
bersabda:
"Sebaik-baik hari ketika
matahari terbit adalah hari Jum'at, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari
itu Adam diturunkan dari surga, pada hari itu pula taubatnya di terima, pada
hari itu juga ia wafat, pada hari itu Kiamat akan terjadi dan tidak ada satupun
binatang melata kecuali mereka menunggu pada hari Jum'at sejak shubuh sampai
terbit matahari karena takut akan datangnya hari Kiamat, kecuali jin dan manusia."
(HR. Abu Daud)
"Barangsiapa membaca
surah Al-Kahfi pada hari Jum’at, niscaya ia akan
diterangi oleh cahaya antara dua Jum’at."(HR. Hakim)
"Perbanyaklah sholawat
kepadaku pada hari dan malam jum'at, karena barang siapa bersholawat kapadaku
satu kali, maka Alloh akan bersholawat kepadanya10 kali." (HR.
Baihaqi)
Mari kita perbanyak amal
sholeh dihari jum'ah yang penuh berkah, sesuai tuntunan Rosululloh SAW.
Ya Alloh...
Karuniakanlah kepadaku
kemampuan utk selalu dpt mencintaiMU, mencintai orang2 yg mencintaiMU, dan
mencintai amalan2 yg dpt mendatangkan kecintaanMU padaku.
Jadikanlah umur terbaikku adl
di akhir usiaku, dan jadikanlah hari terbaikku adl hari disaat aku berjumpa
denganMU.
Sebarkan & semoga
bermanfaat.
Recieved 19 September 2014 4:08 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
» "Memutuskan Tali
Silaturahmi (Tidak Bertegur Sapa Selama 3 Hari" «
Salah satu diantara prinsip
yang di tekankan dalam Islam adalah menjaga persaudaraan sesama muslim. Karena
itu, Allah Subhanahu Wa Ta'ala memotivasi agar kita berupaya menjadikan muslim
yang lain sebagaimana layaknya saudara.
Allah Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya hanya kaum
muslim yang bersaudara. Karena itu, berupayalah memperbaiki hubungan antara
kedua saudaramu." (QS. Al-Hujurat: 10)
Bahkan Allah Ingatkan,
diantara nikmat besar yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala berikan kepada para
sahabat adalah Allah Subhanahu Wa Ta'ala jadikan saling mengasihi, saling
mencintai, padahal sebelumnya mereka saling bermusuhan.
Allah Ta'ala berfirman:
"Ingatlah akan nikmat
Allah kepadamu, ketika kamu dahulu ( masa jahiliyah ) bermusuh-musuhan kemudian
Allah mempersatukan hatimu, lalu jadilah kalian orang-orang yang bersandar,
karena nikmat Allah." (QS. Ali Imran: 103)
Bahkan Rasulullah Shallallahu
'Alaihi Wasallam menggambarkan hubungan persaudaraan antara sesama muslim,
ibarat satu jasad. Jika ada yang sakit, yang lain turut merasakannya.
Rasulullah Shallallahu
'Alaihi Wasallam bersabda:
"Perumpama kaum mukminin
dalam kecintaan dan kasih sayang mereka adalah bagian satu jasad, apabila satu
anggota tubuh sakit, maka seluruh badan akan susah tidur dan terasa
panas." (HR. Muslim)
Akan tetapi, membangun
persaudaraan semacan yang diajarkan Islam, lebih sulit dan sukar dilakukan
seorang muslim ketimbang semisalnya memindahkan sebuah gunung, setan selalu
memicu terjadinya permusuhan dan perselisihan.
Rasulullah Shallallahu
'Alaihi Wasallam bersabda:
"Setan (Iblis) telah
putus asa untuk disembah oleh orang yang rajin shalat di Jazirah Arab. Namun
dia selalu berusaha untuk memicu permusuhan dan kebencian." (HR. Muslim
dan Ibn Hibban)
Recieved 19 September 2014 4:10 AM
»HermanAbu Hanif Al Jawi»»:
Ketika Iblis melihat kemajuan
Islam di akhir dakwah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, dia berputus asa,
tidak mungkin kaum muslimin akan menyembahnya (melakukan syirik) di Jazirah
Arab, karena mereka menjadi generasi yang sangat kuat imannya. Tapi setan tak
tinggal diam, dia berupaya untuk memicu munculnya permusuhan antara mereka.
Karena itu, sikap saling
mendzalimi tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Namun, Islam tidak
membiarkannya. Islam menekan semaksimal mungkin semacam ini sebisa mungkin agar
ini tidak terjadi.
Rasulullah Shallallahu
'Alaihi Wasalam bersabda:
"Tidak halal bagi
seorang muslim untuk memboikot (tidak menyapa) saudaranya lebih 3 hari."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Kita bisa perhatikan Hadist
ini;
Islam tidak melarang umatnya
untuk membenci muslim yang lain secara mutlak, karena yang lain muslim yang
merasa di dzalimi dengan yang lain, dia pasti akan membencinya. Akan tetapi
kita harus ingat batas toleransi selama 3 hari, seperti yang disebutkan Hadist
diatas, jadi tidak di pungkiri bahwa ini bagian dari gejolak emosi itu yang
menjadi tabiat bagi manusia.
Wallahu A'lam Bish-shaawab.
No comments:
Post a Comment