Participants:
-------------
*ID*Agus Setya Hadi *ID*,
»HermanAbu Hanif Al Jawi»
Messages:
---------
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
💌 #Cermin.
Sebagian Ayah cemas bila
kuliah anak-anak mereka berantakan, tetapi tidak cemas bila agama anak-anak
mereka berantakan.
Ketahuilah... Jika perhatian
kita terhadap prestasi akademik anak jauh lebih besar ketimbang perhatian kita
terhadap sholat dan kehidupan beragama mereka, itu berarti kita telah gagal
menjadi seorang ayah.
Ingat..!!
"Setiap kalian adalah
pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang
di pimpinnya" (al-hadits)
Catatan:
Meskipun seorang ayah
dituntut agar memberi perhatian lebih terhadap agama anak-anaknya, bukan
berarti ia boleh menyepelekan prestasi akademik mereka.
Seorang ayah tetap dituntut
agar memberi perhatian terhadap prestasi akademik anak-anaknya demi kebaikan
dunia mereka, yang nantinya akan menjadi wasilah untuk meraih kebahagiaan di
akhirat nanti.
Makna inilah yang tersirat
dalam do'a nabi -shallallahu alaihi wasallam- yang berbunyi:
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِى
دِينِىَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَأَصْلِحْ لِى دُنْيَاىَ الَّتِى فِيهَا
مَعَاشِى وَأَصْلِحْ لِى آخِرَتِى الَّتِى فِيهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ
زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ
“Ya Allah, perbaikilah agamaku untukku, dimana ia
merupakan benteng pelindung bagi urusanku. Dan perbaikilah duniaku untukku,
yang ia menjadi tempat hidupku. Serta perbaikilah akhiratku yang ia menjadi
tempat kembaliku. Jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagiku dalam setiap
kebaikan, serta jadikanlah kematian sebagai kebebasan bagiku dari berbagai
keburukan.” (HR. Muslim).
Wallahu a'lam
✏ Ditulis oleh Ustadz
Aan Candra Thalib حفظه الله تعالى
Participants:
-------------
*ID*agus *ID*, »HermanAbu
Hanif Al Jawi»
Messages:
---------
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ
الرَّحِيم
☝Al Wala' wal Baro' 🔫
#Diantara Bentuk Loyalitas Kepada Orang-orang Kafir, BAGIAN KE
10#
~ Menyayangi orang kafir dan
memintakan ampun untuk mereka.
Para ulama sepakat tentang
haramnya hal ini.
Bahkan Imam Al Qorofiy Al
Malikiy dan Ibnu 'Alan Asy Syafi'i menganggap merupakan perbuatan kufur ketika
diyakini seseorang mati dalam kekafiran tapi masih dimintakan ampun.
Diantara dalil yang
menunjukkan keharaman hal ini: "Sama sekali tidak patut bagi seorang Nabi
dan kaum mu'min memohonkan ampun bagi kaum musyrik, sekalipun mereka itu adalah
kerabat dekatnya,setelah jelas bagi kaum mu'min bahwa kaum musyrik adalah
penghuni neraka jahim". (Terjemah QS.At Taubah 113)
{ 'AQIDAH AL WALA' WAL BARO'
FIL ISLAM' karya Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan -Hafidzahullah- }
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ
الرَّحِيْمِ
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Kajian kitab syrakh nawaqidul
iman oleh syekh abdul aziz abdullah ar-rajikhy
Bersama ustd abu haidar dari
malang..mulai maghrib hari ini di musola maryam soleh kubu pratama....
Datang dan ikuti....ajak
jammah yg lain..... 50 jamaah pertama yg hadir dpt hadiah buku JuDul
HAL2 YG MERUSAK AQIDAH...
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ
الرَّحِيْمِ
السلام عليكم ورحمة الله
وبركاته
Sahabat Hudzaifah Radhiallahu
‘anhu menceritakan,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ، يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ
Nabi Shollallahu’alaihi
wassalam apabila bangun malam, beliau membersihkan mulutnya dengan bersiwak.
(HR. Bukhari 245 dan Muslim 255)
Ada banyak manfaat ketika
orang melakukan gosok gigi ketika bangun tidur. Terutama mereka yang hendak
shalat. Disamping menyegarkan, gosok gigi menghilangkan bau mulut sehingga
tidak mengganggu Malaikat yang turut hadir ketika dia shalat malam.
Ali bin Abi Thalib
Radhiallahu anhu menceritakan, “Kami diperintahkan
(oleh Rasulullah) untuk bersiwak, kemudian beliau bersabda,
إن العبد إذا قام يصلي أتاه
الملك فقام خلفه يستمع القرآن ويدنو فلا يزال يستمع ويدنو حتى يضع فاه على فيه فلا
يقرأ آية إلا كانت في جوف الملك
”Sesungguhnya seorang hamba ketika hendak mendirikan
shalat datanglah malaikat padanya. Kemudian malaikat itu berdiri di
belakangnya, mendengarkan bacaan Al-Qu’rannya, dan semakin
mendekat padanya. Tidaklah dia berhenti dan mendekat sampai dia meletakkan
mulutnya pada mulut hamba tadi. Tidaklah hamba tersebut membaca suatu ayat
kecuali ayat tersebut masuk ke perut malaikat itu.”
(HR. Baihaqi dalam Sunan al-Kubro 1/38 dan dishahihkan al-Albani dalam
as-Shahihah).
Dan membaca 10 ayat terakhir
surat Ali Imran,
Tepatnya mulai ayat,
إِنَّ فِي خَلْقِ
السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآَيَاتٍ
لِأُولِي الْأَلْبَابِ
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan
silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
berakal.”
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ
الرَّحِيْمِ
السلام عليكم ورحمة الله
وبركاته
Dari Abu Hurairah
Radhiyallahu ‘anhu berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah baik, tidak menerima kecuali
hal-hal yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu’min
sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul, Allah berfirman : “Hai
rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang
shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
Dan firmanNya yang lain : “Hai orang-orang yang
beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu”.
Kemudian beliau mencontohkan seorang laki-laki, dia telah menempuh perjalanan
jauh, rambutnya kusut serta berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit
: “Ya Rabbi ! Ya Rabbi! Sedangkan ia memakan makanan yang
haram, dan pakaiannya yang ia pakai dari harta yang haram, dan ia meminum dari
minuman yang haram,dan dibesarkan dari hal-hal yang haram, bagaimana mungkin
akan diterima do’anya” [Hadits Riwayat
Muslim no. 1015]
Ketahuilah..
Semakin engkau meninggalkan
kelezatan perkara2 yg haram..
Maka Rabbmu akan menjadikanmu
semakin menikmati perkara2 yg halal..
Begitu jg sebaliknya..
Halalkan makananmu!
Agar engkau dihalalkan msk
surga..
::Indahnya Islam,bagi kaum yg
brfikir::
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
Ibnul Qayyim berkata, “jalan
yang ditelusuri oleh manusia hanya empat, terkadang ia menempuh jalan kanan,
terkadang jalan kiri, terkadang jalan muka dan terkadang jalan belakang. Jalan
mana saja yang ia tempuh ia akan mendapatkan setan bertengger di sana. Apabila
ia menempuh jalan ketaatan, setan akan berupaya keras agar orang ini memutuskan
dan tidak melakukannya lagi, atau ia akan menghalang-halangi dan merintanginya.”
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
Assalamualaikum wr wb.
Renungan pagi...
Ada 4 pria berbicara mengenai
amal ibadah mereka dan kesuksesan yang didapatnya:
Pria 1 : Alhamdulillah, sejak
sering shalat dhuha rejeki menjadi lancar. Bisnis sukses, sebentar lagi anak
saya lulus smu rencananya akan sekolah ke luar negeri.
Pria 2 : Bukan main, hebat
sekali, sejak naik haji ibadah semakin rajin, alhamdulillah anak juga sukses
rumahnya harganya milyaran, belum lagi kendaraannya. Sebagai orang tua sangat
bangga, berkat doa dan didikan saya.
Pria 3 : MasyaAllah, sungguh
nikmat tak terkira sejak rajin puasa dan bersedekah, rezeki bagaikan sungai
mengalir tidak ada putus-putusnya. Anak baru selesai kuliah di luar negeri
sekarang jadi staff khusus Mentri.
Ketiga pria tersebut kemudian
melirik pria 4 sejak tadi hanya terdiam. salah satu bertanya pada pria 4. “bagaimana
dirimu? Mengapa diam saja?”.
Pria 4 : Saya tidak sehebat
kalian, jangankan kesuksesan bahkan saya tidak tahu ibadah saya lakukan
diterima oleh Allah SWT atau tidak,. Saya mengetahui ibadah saya diterima dan
sukses setelah saya meninggal nanti. Jadi saya merasa belum bisa menceritakan
ibadah yang saya lakukan dan balasan yang Allah berikan kepada saya.
*Silahkan ambil
kesimpulannya.., Ibadah bukan untuk dipamerkan pd semua orang, karna syarat
utama amalan diterima di sisi Allah adalah ikhlas hanya berharap ridha Allah
SWT saja.
Semoga Bermamfaat. Aamiin
YRA...
Copas from Akhii Salim
Abdullah.
*ID*agus *ID*:
:)
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
Pekerjaan manakah yang paling
utama?
” Beliau
menjawab, “Sholat
pada waktunya.” Ditanya lagi,
“Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Berbakti
kepada kedua orang tua.”
Ditanya lagi,
“Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Berjuang
di
jalan Allah.”
(HR. Muslim)
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
.:: Teman ::.
يقول ابن القيم رحمه الله:
مجالسة الصالحين تحولك من ستة
إلى ستة:
1- من الشك إلى اليقين.
2- ومن الرياء إلى الإخلاص.
3- ومن الغفلة إلى الذكر.
4- ومن الرغبة في الدنيا إلى
الرغبة في الآخرة.
5- ومن الكبر إلى التواضع.
6- ومن سوء النية إلى النصيحة.
Imam ibnul qayyim
rahimahullah berkata:
"Berkumpul dengan
orang-orang yang sholeh akan mengubahmu dari enam hal kepada enam hal:
1. Dari keraguan (dalam
perkara agama) menjadi yakin.
2. Dari sikap riya' menjadi
ikhlas dalam beribadah.
3. Dari lalai untuk berdzikir
menjadi senantiasa berdzikir.
4. Dari ambisius dunia
menjadi cinta akhirat.
5. Dari sifat sombong menjadi
penuh tawadhu'.
6. Dari niat yang buruk dalam
berbicara menjadi senantiasa memberi ikhlas memberi nasihat.
Ya Allah anugerahkanlah
kepada kami teman-teman yang sholeh...
"Seseorang tanpa teman
yang sholeh maka bagaikan tangan yang tak memiliki jari"
Oleh Ust Ahmad Zainuddin
Silakan share semoga
bermanfaat, menginspirasi dan menjadi renungan bagi kita...
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
Saudaraku warga khilafah,
ketahuilah org2 kafir Denmark ingin membakar kitab suci Al Qur-an Sabtu depan
di sebuah lapangan yg luas di Copenhagen, ibukota Denmark, utk membalas boikot
Islam thd produk2 mereka. Marilah kita boikot bersama2 produk mereka!
Denmark sdg menuju kebangkrutan.
Jgn biarkan pesan ini terhenti. Semoga kita semua mengetahui ttg koran Denmark
yg tlh melecehkan Nabiyullah Muhammad Shallallahu 'Alayhi Wasallam & sampai
sekarang pun mereka tdk mau meminta maaf kpd muslimin. Mari kita buat mereka
menyesal selamax.
Duta Besar, Perdana Menteri,
& Pemberitaan Denmark, semuax sdg mncoba utk menghentikan boikot yg
dilakukan Muslimin sejak bln lalu, mengingat kerugian yg tlh mereka alami
mencapai 4 miliar Euro. Jika kita melanjutkan boikot thd produk2 Denmark hingga
7 bln ke dpn, maka kerugian yg mereka derita dpt mencapai 80 miliar Euro.
Karena itu jgn biarkan pesan
ini terhenti. Sebarkanlah kpd saudara2 Muslim sebanyak yg kita bs. Ingatlah,
bahwa Nabi Shallallahu 'Alayhi Wasallam mungkin akan menanyakan kpd kita pd
Hari Kiamat, "Apa yg tlh engkau lakukan ketika mereka menghinaku?
Bagaimana engkau membelaku?"
Produk2 dg barcode mulai dg
angka 57 adalah produk buatan Denmark.
Sekali lagi, kami mengimbau
seluruh Muslimin utk menyebarkan pesan ini kpd seluruh Ummat & memboikot
produk2 Denmark.
Lihat detail product2 Denmark/Israel di link berikut, biar mereka cepat
bangkrut:
http://luvsolehah-nurul94.blogspot.com/2012/05/boikot-barangan-musuh-islam.html?m=1. sebarkan ke contact mu sebanyak
mungkin
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
. Manisnya Iman Akan
Terasa Tatkala Engkau Membenci Maksiat
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ
رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ ، وَجَدَ حَلَاوَةَ الْإِيمَانِ ؛ أَنْ يَكُونَ اللَّهُ
وَرَسُولُهُ ، أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا ، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لَا
يُحِبُّهُ إِلَّا لِلَّهِ ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ كَمَا
يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ .
Artinya: "Anas bin Malik
radhiyallahu 'anhu bercerita bahwa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Hendaknya Allah dan Rasulnya lebih ia cintai daripada selain
keduanya dan ia mencintai seseorang tidaklah ia mencintainya kecuali karena
Allah dan ia membenci untuk kembali kepada kekafiran sebagaimana ia membenci
untuk diceburkan ke dalam api neraka." HR. Bukhari.
BENCILAH KESYIRIKAN
BENCILAH MENGADA-ADA DALAM
AGAMA
BENCILAH TIDAK SHALAT
WAJIB
BENCILAH TIDAK PUASA RAMADHAN
BENCILAH DUSTA
BENCILAH GHIBAH
BENCILAH MENIPU
BENCILAH KHAMR, JUDI,
BERZINA, FILM PORNO, DURHAKA ORANGTUA
BENCILAH MEMBUNUH
BENCILAH TIDAK MENUTUP AURAT
DAN BENCILAH SELURUH
MAKSIAT...!!!
NISCAYA ANDA AKAN MERASAKAN
MANISNYA YANG LEBIH MANIS DAN INDAH DIBANDINGKAN MENDAPAT HARTA SEJAGAT RAYA...
Percaya deh...
Ditulis oleh Ustadz
Ahmad Zainuddin, Lc حفظه الله تعالى
»HermanAbu Hanif Al Jawi»:
. Klip Jadul Renungan
Jumat Pagi!
Bismillah,
Wahai saudaraku ketahuilah..
Bhwa syeithon lebih mencintai
pelaku bid'ah dibandingkan dgn pelaku maksiat..
Krn pelaku maksiat tau apa yg
dilakukannya salah dan msh besar harapan utk dia bertaubat..
Tp pelaku bid'ah menganggap
apa yg dilakukannya adlah kebaikan..
Sehingga kecil harapan ia
akan bertaubat..
Inilah renungan jumat pagi
kita..
Nasehat sang peminum khomr
kpd pemain musik..maksiat vs bid'ah..
Adakah kita bs mengambil
pelajaran dr cuplikan ini???!
https://fbcdn-video-i-a.akamaihd.net/hvideo-ak-xpa1/v/t42.1790-2/10921036_975782749118113_1850174185_n.mp4?rl=300&vabr=102&oh=3c74275d219db7d8bab7135b653d33bc&oe=54BA72E5&__gda__=1421500958_9b28300be622991401e5e0f588f71ef6
::Indahnya Islam,bagi kaum yg
brfikir::
No comments:
Post a Comment